Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

Pekan Batik Nasional Ditutup, Total Nilai Transaksi Capai Rp 2,3 Miliar

Pekan Batik Nasional (PBN) 2023 Kota Pekalongan yang digelar pada penghujung Oktober ini sukses terselenggara.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Muhammad Olies
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin saat membacakan nilai transaksi PBN yang tercatat mencapai Rp 2,3 miliar. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pekan Batik Nasional (PBN) 2023 Kota Pekalongan yang digelar pada penghujung Oktober ini berhasil diselenggarakan dengan sukses.

Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp 2,3 miliar.

Animo pengunjung PBN tinggi, ribuan pengunjung datang menikmati pameran, berbelanja, dan kulineran di PBN.

Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin menerangkan, bahwa nilai transaksi yang tercatat yakni Rp 2,3 miliar.

Namun angka itu dimungkinkan bertambah. Sebab ada banyak transaksi yang belum tercatat karena ada stand batik hingga kuliner yang tidak ada mesin kasirnya.

Sehingga belum seluruhnya masuk catatan capaian nilai transaksi. 

Baca juga: Keseruan Batik Sarung Soccer Semarakkan PBN 2023 di Kota Pekalongan

Baca juga: Pekalongan Batik Fashion On The Street dan Batik Sarung Soccer Siap Meriahkan PBN 2023

Baca juga: Pembukaan PBN 2023 di Kota Pekalongan Dibuka, Aaf: Semoga UMKM Batik, craft dan Kuliner makin Berkah

"Adanya PBN ini menjadi pemahaman bagi kita, bahwa tidak ada satu jenis usaha yang bisa berdiri tanpa dibackup usaha lain, tidak ada rezeki satu orang terpisah dengan rezeki orang lain."

"Ketika batik itu ramai, saya kira itu rezeki semuanya, rezeki juragan batik, penjual kain, penjual malam, karyawan, dan rezeki seluruh tenaga pemasarannya," terang Salahudin, Selasa (31/10/2023).

Salahudin menekankan agar para juragan batik memperhatikan kesejahteraan tenaga kerja di bidang perbatikan, sehingga perekonomian masyarakat tercukupi dan ekonominya semakin meningkat.

"Event organizer sukses, membantu pemkot dalam memperkenalkan kekhasan Kota Pekalongan kali ini. Semoga batik menjadi penggerak ekonomi Kota Pekalongan, di samping religiusitasnya yang menjadi magnet di Kota Pekalongan," ucapnya. (Dro)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved