Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Gus Yusuf Terima Penghargaan Tokoh Pamomong

Ketua DPW PKB Jawa Tengah, K.H. M Yusuf Chudlori mendapatkan penghargaan Tokoh Pamomong.

Penulis: Laili Shofiyah | Editor: M Zainal Arifin
Istimewa
TOKOH PAMOMONG: Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah K.H. M Yusuf Chudlori saat menerima penghargaan yang diserahkan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. Penghargaan diberikan, karena sosok yang akrab disapa Gus Yusuf ini dinilai sebagai tokoh pesantren yang mampu menjembatani dakwah, budaya, dan kebijakan publik dengan gaya kultural dan inklusif. (Dok PKB Jateng) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah, K.H. M Yusuf Chudlori mendapatkan penghargaan Tokoh Pamomong

Penghargaan diberikan, karena sosok yang akrab disapa Gus Yusuf ini dinilai sebagai tokoh pesantren yang mampu menjembatani dakwah, budaya, dan kebijakan publik dengan gaya kultural dan inklusif.

Selain itu, komitmennya terhadap pendidikan dan kemajuan pesantren mewarnai perjuangannya di jalur sosial dan politik.

Penghargaan kepada Gus Yusuf, diserahkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, di Semarang, Jumat (25/7) malam.  

Penganugerahan Tokoh Pamomong Jawa Tengah merupakan ajang penghargaan untuk 75 tokoh inspiratif dari berbagai bidang, yang telah memberi kontribusi besar bagi kemajuan provinsi ini.

Penghargaan ini, diinisiasi oleh Suara Merdeka Network (SMN).

Baca juga: PKB Jateng Tegaskan Ingin Menjadi Partai dengan Manfaat yang Besar

Selain Gus Yusuf, sejumlah tokoh juga mendapat penghargaan serupa.

Antara lain, KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Dalam kesempatan itu, Gus Yusuf menyebut, penghargaan ini menjadi motivasi tersendiri baginya, maupun tokoh-tokoh yang lain.

“Semoga bisa terus bersama-sama untuk membangun Jawa Tengah, untuk membawa masyarakat Jawa Tengah yang lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan penghargaan semacam ini harus disambut dengan positif.

Sebab, kegiatan ini bisa menjadi bagian momentum untuk terus membangun provinsi ini.

“Semua tokoh harus saling bergandeng tangan untuk sama-sama ikut serta dalam memajukan Jawa Tengah ini,” ungkapnya.

Baca juga: Muspimwil PKB Jateng Konsisten Tolak “Full Day School”

CEO SMN, Kukrit Suryo Wicaksono, menyampaikan tokoh-tokoh yang terpilih bukan hanya menonjol dalam kiprah publiknya, tetapi juga menjadi simbol pamomong.

Yakni sebagai sosok penuntun, pengayom, dan pembawa inspirasi bagi masyarakat. (Laili S/***)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved