Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Awal September, Cilacap dan Banyumas Masih Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

BMKG memprakirakan wilayah Cilacap bersama Banyumas dan Kebumen masih berpotensi diguyur hujan ringan pada awal September 2025

Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Rayka Diah
CUACA MENDUNG - Suasana di kawasan Tugu Obor Pertamina Gumilir tampak lengang di bawah langit mendung, Jumat (29/8/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tunggul Wulung Cilacap memprakirakan wilayah Cilacap bersama Banyumas dan Kebumen masih berpotensi diguyur hujan ringan pada awal September 2025 mendatang.

Prakirawan Cuaca BMKG Tunggul Wulung Cilacap, Rendi Krisnawan, menjelaskan, berdasarkan peta prakiraan deterministik curah hujan dari Stasiun Klimatologi Semarang, akumulasi curah hujan per dasarian pertama September diperkirakan berada di kisaran 21-50 milimeter atau kategori rendah.

Menurutnya, kondisi cuaca di awal September 2025 ini tidak jauh berbeda dengan akhir Agustus, di mana potensi hujan ringan masih akan terjadi meski sebagian besar wilayah tetap didominasi cuaca cerah hingga berawan.

Baca juga: BMKG Ungkap Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi Hingga September

"Kondisi cuaca diprakirakan masih sama dengan akhir bulan Agustus ini," ujarnya, Jumat (29/8/2025).

Meski intensitas hujan tergolong rendah, pihaknya mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti genangan air, longsor di wilayah perbukitan, serta pohon tumbang akibat angin kencang yang kerap muncul di musim peralihan.

"Warga Cilacap dan sekitarnya tetap perlu mengantisipasi potensi perubahan cuaca mendadak, karena periode peralihan musim sering ditandai dengan hujan disertai angin kencang dan petir," kata Rendi.

Selain itu, pihaknya juga meminta nelayan maupun masyarakat pesisir untuk terus memperhatikan perkembangan informasi cuaca terbaru, mengingat kondisi gelombang laut selatan Jawa berpotensi meningkat memasuki musim hujan. (ray)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved