Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Angin Puting Beliung Terjang Desa Kotayasa Banyumas, Slamet Terhenyak Lihat Atap Seng Beterbangan

Puting beliung menerjang Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jumat (16/1) sore, menyisakan kepanikan.

Tayang:
Penulis: Moh Anhar | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Bram Kusuma
Tribun Jateng Hari Ini Minggu 18 Januari 2026 

"Kaya hujan batu, lalu atap saya seperti mau lepas.

Terus angin itu muter di depan rumah saya besar banget, sekitar lima menit lebih," ujar Dila.

Dila mengatakan angin berputar tepat di depan rumahnya dan bergerak dari arah utara lalu menghilang ke arah selatan. 

Setelah kejadian, seng-seng atap rumah warga berserakan di jalan.

"Waktu kejadian itu hujan tapi nggak begitu besar.

Angin datang dari arah utara, terus hilang ke arah selatan. Abis kejadian seng berserakan di jalan," katanya.

Saat peristiwa berlangsung, Dila memilih bertahan di dalam rumah bersama ibu dan anaknya yang masih kecil karena takut keluar.

"Saya bertahan di dalam rumah karena takut, bareng sama ibu dan anak saya masih kecil. Ini baru pernah kejadian yang anginnya sampai besar banget," tuturnya.

Rumah Dila sendiri hanya mengalami kerusakan ringan pada bagian seng depan.

Namun, rumah yang berada tepat di depan kediamannya mengalami kerusakan cukup parah.

"Rumah saya sih cuma kena seng depannya saja, tidak begitu parah. Yang parah depan rumah saya itu atapnya lepas semua," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Banyumas, Dwi Irawan, menyampaikan data sementara jumlah rumah terdampak angin puting beliung di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang.

Di RW 03, rumah terdampak tersebar di enam RT, yakni RT 11 sebanyak 17 kepala keluarga (KK), RT 03 sebanyak 29 KK, RT 02 sebanyak 29 KK, RT 04 sebanyak 43 KK, RT 05 sebanyak 35 KK, serta RT 01 sebanyak 3 KK. Total terdampak di RW 03 mencapai 156 KK.

Selain itu, di RW 05 terdapat rumah terdampak di RT 07 sebanyak 9 KK dan RT 01 sebanyak 4 KK, dengan total 13 KK.

"Jumlah total rumah rusak mencapai 169 rumah," kata Dwi Irawan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved