Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Banyumas

Waspada Pemerasan Bermula Dari Aplikasi Kencan Sugo, Pria Banyumas Diminta Jutaan rupiah

Pemerasan bermula dari aplikasi kencan Sugo membuat seorang pria di Banyumas Jawa Tengah panik.

Tayang:
Penulis: Val | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Fajar Bahruddin Achmad
DATANGI KANTOR- GH datangi kantor Tribun Banyumas dan ditemui Content Manager Tribun Banyumas, Rustam Aji (kanan), Rabu (11/2/2026). GH mengaku jadi korban pemerasan oknum yang mengaku wartawan. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Pemerasan bermula dari aplikasi kencan Sugo membuat seorang pria di Banyumas Jawa Tengah panik.

Ia dimintai uang hingga jutaan rupiah setelah menginstal aplikasi kencan tersebut.

Korban berinisial GH (40), fotonya disandingkan dengan foto perempuan tanpa busana.

Foto itu kemudian dijadikan bahan pemerasan oleh pria yang mengaku wartawan dan akan disebarkan jika tidak membayar nominal tertentu.

Baca juga: Foto saat Video Call Perempuan Diancam Disebarkan, Pria di Banyumas Jadi Korban Pemerasan 

Baca juga: Inilah Daftar 6 Kades dari Kecamatan Jaken yang Diperiksa KPK Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Sudewo

KORBAN PENIPUAN - GH saat menerima telepon orang yang mengaku dari media Tribunnews.com dan melakukan pemerasan kepadanya, Rabu (11/2/2026).
KORBAN PENIPUAN - GH saat menerima telepon orang yang mengaku dari media Tribunnews.com dan melakukan pemerasan kepadanya, Rabu (11/2/2026). (TRIBUN JATENG/Fajar Baharuddin Achmad)

Dia diancam dan diperas agar membayar biaya sebesar Rp 3,3 juta.

Pelaku mengaku bernama Taufik Ismail dari media Tribunnews.com.

Pemerasan jutaan rupiah itu alasannya untuk membatalkan rencana publikasi berita yang berisi foto GH yang sedang video call dengan perempuan tanpa busana.

GH yang sudah panik, kemudian mendatangi Kantor Tribun Banyumas di Jalan Kranji Purwokerto, Rabu (11/2/2026).

Main Aplikasi Dating

GH bercerita, dia awalnya iseng-iseng mengunduh aplikasi dating atau kencan bernama Sugo.

Saat mengobrol dengan salah satu perempuan, ada yang memberikan nomor WhatsApp. 

Perempuan tersebut lalu melakukan video call, saat diangkat dia tidak menggunakan busana.

"Tanpa disadari kita direkam," katanya. 

GH mengatakan, perempuan tersebut lalu mengirimkan potongan gambar dia sedang video call.

Ancaman si perempuan akan memviralkan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved