Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

30 Pikap Mahindra Dilepas ke Desa, Banyumas Tancap Gas Jalankan KDMP

Sebanyak 30 unit mobil pick up Mahindra 4x4 resmi dilepas dan didistribusikan untuk mendukung operasional Koperasi

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Permata Putra Sejati
PICK UP MAHINDRA - Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Infanteri Lukman Hakim bersama Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono dan pejabat lainnya saat melepas distribusi Pickup Mahindra di Kodim 0701 Banyumas, Rabu (6/5/2026). Sebanyak 30 unit mobil pick up Mahindra 4x4 resmi dilepas dan didistribusikan mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). 


Menurutnya, kendaraan tersebut memiliki mesin yang kuat serta material pelat yang tebal, sehingga tangguh digunakan sebagai angkutan hasil pertanian.


"Mesinnya kuat, pelatnya tebal, sangat cocok untuk angkutan pertanian," ujarnya.


Terkait program Koperasi Desa Merah Putih, Sadewo berharap pengelolaan koperasi dapat dilakukan secara profesional. 


Ia menyebut dalam struktur KDMP terdapat koordinator yang bertugas mengawasi sekaligus membantu manajemen koperasi.


"Saya yakin kalau dikelola profesional, dengan adanya koordinator yang mengawasi dan membantu manajemen, koperasi ini bisa berjalan dengan baik," katanya.


Ia juga optimistis program ini dapat berjalan optimal di Banyumas


Dengan jumlah 331 desa dan kelurahan, bahkan di beberapa wilayah terdapat lebih dari satu koperasi, total KDMP yang direncanakan mencapai sekitar 335 unit.


Dari sisi pemerintah daerah, Sadewo menegaskan Pemkab Banyumas memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut, mengingat KDMP merupakan bagian dari proyek strategis nasional.


Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala di lapangan, terutama terkait ketersediaan lahan di beberapa desa. 


Sebagian lahan yang ada masuk dalam kategori Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).


"Memang ada tantangan, terutama soal lahan. 


Tapi kami optimistis bisa diselesaikan melalui koordinasi dan pembahasan bersama," ungkapnya.


Dalam kesempatan itu, Sadewo juga membagikan pengalamannya terkait kendaraan produksi India. 


Ia mengaku pernah memiliki mobil pick up merek Tata pada tahun 2016 - 2017.


Menurutnya, kendaraan tersebut memiliki mesin yang cukup kasar, namun sangat kuat dari segi bodi. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved