Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

PHM 2026 Targetkan Perputaran Uang Capai Rp10 Miliar, Bidik Dua Rekor MURI Sekaligus

Sebanyak 6.000 peserta akan mengikuti Purwokerto Half Marathon 2026 yang digelar pada Minggu (17/5/2026) pagi. 

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Permata Putra Sejati
PHM 2026 - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno saat menjelaskan kepada media terkait event Purwokerto Half Marathon 2026, di Hotel Aston, Sabtu (16/5/2026). Pemprov Jawa Tengah menargetkan perputaran uang selama Purwokerto Half Marathon 2026 bisa menembus Rp10 miliar. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Ribuan pelari dari berbagai daerah dipastikan bakal memadati Purwokerto pada akhir pekan ini. 


Tak sekadar ajang olahraga, Purwokerto Half Marathon (PHM) 2026 juga diproyeksikan menjadi mesin penggerak ekonomi lokal Banyumas selama momentum libur panjang.


Sebanyak 6.000 peserta akan mengikuti Purwokerto Half Marathon 2026 yang digelar pada Minggu (17/5/2026) pagi. 


Ajang tersebut sekaligus membidik dua rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), yakni cheering terbanyak dan edukasi pelari terbanyak tentang perlindungan konsumen melalui kampanye Run From Scam.


Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mengatakan, Purwokerto Half Marathon bukan hanya agenda olahraga tahunan, tetapi juga bagian dari pengembangan sport tourism di Jawa Tengah.


"Kegiatan ini bagian dari sport tourism yang dikembangkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah," kata Sumarno dalam konferensi pers di Aston Purwokerto, Sabtu (16/5/2026) malam.


Menurutnya, kehadiran ribuan pelari dari luar daerah diharapkan memberi dampak langsung terhadap sektor ekonomi di Purwokerto dan Banyumas


Terlebih, momentum pelaksanaan event bertepatan dengan long weekend sehingga peluang peningkatan kunjungan wisata dinilai lebih besar.

Baca juga: Tanjakan Silayur Semarang Kini Bergelombang dan Penuh Lubang 


"Minimal mereka menginap di hotel, makan, dan harapannya berbelanja untuk UMKM di Purwokerto," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com. 


Sumarno berharap para peserta dan pendamping tidak hanya datang sehari, tetapi bisa tinggal beberapa hari di Purwokerto


Dengan begitu, dampak ekonomi terhadap hotel, kuliner, UMKM, hingga destinasi wisata di Banyumas dapat semakin terasa.


Dari sisi ekonomi, Pemprov Jawa Tengah menargetkan perputaran uang selama Purwokerto Half Marathon 2026 bisa menembus Rp10 miliar. 


Nilai tersebut meningkat dibanding penyelenggaraan sebelumnya yang mencapai sekitar Rp6,4 miliar pada 2024 dan Rp8,5 miliar pada 2025.


"Tahun 2026 ini harapannya menjadi Rp10 miliar. 


Mudah-mudahan berhasil, bahkan lebih dari itu," kata Sumarno.


Tak hanya soal ekonomi, penyelenggara juga membidik dua rekor MURI sekaligus. 


Salah satunya adalah rekor cheering terbanyak di sepanjang lintasan lari.


Menurut Sumarno, dukungan masyarakat di sepanjang rute menjadi salah satu pengalaman penting bagi para pelari. 


Keramahan warga dan suasana meriah dinilai mampu meninggalkan kesan positif bagi peserta dari luar daerah.


"Dengan banyaknya titik cheering, masyarakat merasa memiliki Purwokerto Half Marathon


Event ini bukan hanya milik panitia dan pelari, tapi menjadi gawe bersama warga Purwokerto," ujarnya.


Sementara itu, Race Director Purwokerto Half Marathon 2026, Ronny Yuliananto Kurniawan mengatakan, hingga saat ini sudah terdapat 70 kelompok cheering yang terdaftar untuk memeriahkan jalannya lomba.


Jumlah tersebut belum termasuk masyarakat umum yang diperkirakan turut menyaksikan di sepanjang lintasan.


"Harapannya event ini dapat memberi kemanfaatan maksimal bagi masyarakat. 


Termasuk nanti insyaallah ada pemecahan rekor MURI untuk cheering terbanyak," kata Ronny.


Ia menyebut kesiapan penyelenggaraan Purwokerto Half Marathon 2026 berjalan baik berkat dukungan berbagai pihak, termasuk dukungan pengamanan dari aparat dan stakeholder terkait.


"Kesiapan semuanya berjalan dengan baik berkat dukungan seluruh stakeholder dari provinsi maupun kabupaten, termasuk dukungan pengamanan," ujarnya.
Selain rekor cheering, penyelenggara juga membidik rekor MURI edukasi pelari terbanyak terkait perlindungan konsumen melalui kampanye Run From Scam.


Sumarno mengatakan, edukasi tersebut penting karena saat ini masyarakat semakin akrab dengan transaksi digital, sementara kasus penipuan digital atau scam juga terus meningkat.


"Sekarang transaksi perbankan sudah menggunakan digitalisasi. 


Berbagai scam banyak terjadi. Edukasi ini sangat penting agar masyarakat tidak mudah merespons komunikasi yang masuk ke handphone," ujarnya.


Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menerima telepon atau pesan dari nomor tidak dikenal.


"Kadang masyarakat terlalu mudah dibujuk karena tidak paham. 


Biasanya juga terjadi di momentum kita lagi blank, jam 12 malam atau jam 1 malam," katanya.


Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Banyumas, Junaidi mengatakan Banyumas bangga karena Purwokerto Half Marathon kembali terselenggara untuk ketiga kalinya.


"Kami berharap half marathon bisa memberikan manfaat bagi Kabupaten Banyumas," kata Junaidi.


Ia mengatakan penyelenggaraan tahun ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, panitia, hingga stakeholder terkait lainnya.


Adapun total peserta Purwokerto Half Marathon 2026 mencapai 6.000 pelari. 


Rinciannya, sebanyak 2.000 peserta kategori half marathon 21K, 1.750 peserta 10K, 2.000 peserta 5K, dan 250 peserta 3K fun run.


Dengan target dua rekor MURI tersebut, Purwokerto Half Marathon 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi lari, tetapi juga ruang promosi sport tourism, budaya, edukasi digital, sekaligus penggerak ekonomi lokal di Banyumas. (jti) 

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved