Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Jasad Lansia Ditemukan Tersangkut di Bendung Gerak Serayu, 19 Km dari Lokasi Hilang

Tim SAR akhirnya menemukan seorang lansia yang sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Serayu.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Permata Putra Sejati
LANSIA TEWAS - Proses evakuasi korban diketahui bernama Sakun (71), warga Desa Sokawera, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, Minggu (17/5/2026). Korban diduga keluar rumah dan berjalan menuju arah Sungai Serayu. (Dok. Tim Sar Gabungan) 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Setelah dua hari pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan seorang lansia yang sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Serayu, Desa Sokawera, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas.

Korban diketahui bernama Sakun (71), warga Desa Sokawera, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas.

Koordinator Tim SAR Gabungan, Sigit Purnomo, menyampaikan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (17/5/2026) di area Bendung Gerak Serayu, sekitar 19 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Baca juga: Pemuda Asal Patikraja Ditangkap Polresta Banyumas, Gadaikan Mobil Rental untuk Trading

"Sebelumnya, Sakun dilaporkan hilang sejak Jumat (15/5/2026) dini hari. 

Korban diduga keluar rumah dan berjalan menuju arah Sungai Serayu," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, dalam laporannya, Senin (18/5/2026).

Proses pencarian dilakukan oleh Tim SAR Gabungan bersama unsur terkait serta melibatkan K9 Polresta Banyumas.

Dari hasil pelacakan anjing pelacak tersebut, jejak terakhir korban terdeteksi mengarah ke sungai.

Pada operasi SAR hari kedua, sekitar pukul 06.15 WIB, Tim SAR menerima laporan adanya sesosok jenazah yang tersangkut di Bendung Gerak Serayu.

Mendapat informasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan evakuasi.

Jenazah kemudian berhasil dievakuasi pada pukul 07.30 WIB. 

Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Banyumas untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Setelah identitas korban dipastikan sebagai Sakun, operasi pencarian dan pertolongan resmi diusulkan ditutup pada pukul 08.50 WIB.

Kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian korban sejak hari pertama.

"Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian," ujar Sigit Purnomo. (jti) 

Baca juga: Akhir Pencarian Pria Terjun Dari Jembatan Sungai Serayu di Banyumas, Ditemukan Sejauh Hampir 4 KM

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved