Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Sapi Kurban Presiden dari Banyumas Dibeli Rp128 Juta, Achmad: "Tidak Sia-sia Ngarit"

Perjuangan Achmad Ghozi Alfatah merawat sapi campuran antara Limosin dan Simental selama hampir empat tahun akhirnya berbuah manis

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Permata Putra Sejati
SAPI PRESIDEN - Achmad Ghozi Alfatah, peternak asal Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas itu terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Idul Adha 1447 Hijriah saat mengantarkan sapinya ke Masjid Wakaf Al Istiqomah, Kauman Lama, Kelurahan Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur, Rabu (27/5/2026). 

Sapi Kurban Presiden dari Banyumas Dibeli Rp128 Juta, Achmad: "Tidak Sia-sia Ngarit"


TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO -  Perjuangan Achmad Ghozi Alfatah merawat sapi campuran antara Limosin dan Simental selama hampir empat tahun akhirnya berbuah manis.

Sapi milik peternak asal Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas itu terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI, Prabowo Subianto pada Idul Adha 1447 Hijriah.

Di balik tubuh sapi berbobot sekitar 1,1 ton tersebut, tersimpan kisah ketelatenan seorang peternak yang setiap hari merawat ternaknya dengan pakan dan ramuan khusus.

"Tidak sia-sia ngaritnya itu loh. Bisa terpilih seperti ini," ujar Ahmad Fatah saat ditemui usai proses penyerahan sapi kurban Presiden di Masjid Wakaf Al Istiqomah, Kauman Lama, Kelurahan Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur, Rabu (27/5/2026)

Baca juga: Di Hadapan Jamaah Salat Iduladha, Bupati Banyumas Umumkan Insentif Guru Ngaji dan Ponpes

Ahmad mengaku awalnya tidak menyangka sapi ternaknya akan dipilih oleh Presiden RI.

Ia pertama kali mendapat kabar dari pihak kementerian hingga perwakilan Istana Kepresidenan.

"Awalnya dari perwakilan gitu siapa, kemudian ada pihak Istana yang memberi tahu. Ternyata mereka sudah keliling mencari sapi di Banyumaa tetapi tidak ada yang sebesar itu. Dan sapi terbesar ternyata ada di tempat saya," katanya.

SAPI PRESIDEN - Sapi Presiden yang diserahkan ke Masjid Wakaf Al Istiqomah, Kauman Lama, Kelurahan Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur, Rabu (27/5/2026). Sapi tersebut berbobot 1.1 ton. 
SAPI PRESIDEN - Sapi Presiden yang diserahkan ke Masjid Wakaf Al Istiqomah, Kauman Lama, Kelurahan Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur, Rabu (27/5/2026). Sapi tersebut berbobot 1.1 ton.  (TRIBUN JATENG/Permata Putra Sejati)

Sapi tersebut sempat disebut sebagai jenis simental.

Namun Ahmad menegaskan sapi miliknya lebih dominan berjenis Limosin.

"Sebetulnya limosin, hanya memang sudah ada sedikit campurannya," ucapnya.

Ia menjelaskan, perbedaan sapi Limosin dan simental dapat dilihat dari bentuk tubuh serta struktur tulangnya.

"Kalau Simental itu tulangnya besar-besar. Kalau Limosin lebih halus, kecil-kecil, tapi lebih keras," jelas Ahmad.

Menurutnya, sapi miliknya memang memiliki sedikit campuran simental yang terlihat dari bagian kepala berwarna putih.

"Kalau Limosin asli itu merah semua. Tapi kalau ini bentuknya, ini lebih identik ke Limosin," lanjutnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved