Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribun Jateng Hari Ini

Isuzu Catat Market Share Positif di Segmen Kendaraan Logistik

Data Gaikindo sepanjang Januari-Oktober 2025 mencatat market share Isuzu di segmen kendaraan komersial mencapai 28,6 persen.

Tayang:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Vito
HO/IST/Istimewa/Dok Isuzu
BERBINCANG - Jajaran pimpinan PT Pos Logistik Indonesia (Poslog) dan PT Moda berbincang mengenai transportasi logistik, di kantor PT Poslog, Jakarta Pusat, Rabu (10/12). Mobil Isuzu mendominasi kendaraan pelaku usaha logistik, bersamaan dengan pertumbuhan industri itu. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Mobil Isuzu mendominasi kendaraan pelaku usaha logistik, bersamaan dengan pertumbuhan industri itu. Isuzu pun mencatat market share yang terus positif di berbagai segmen.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor di Indonesia (Gaikindo) sepanjang Januari-Oktober 2025 mencatat market share Isuzu di segmen kendaraan komersial mencapai 28,6 persen.

Tercatat, ELF memiliki market share 23,3 persen, lalu Giga 17,5 persen, dan Traga mencapai 47,2 persen. 

Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Rian Erlangga mengatakan, pihaknya tidak hanya memberikan produk yang andal, tetapi juga layanan purnajual maksimal. 

Saat ini, Isuzu memiliki 127 outlet, 112 bengkel yang tersebar di seluruh Indonesia dengan 486 tenaga mekanik stall. Selain itu juga tersedia 175 bengkel mitra Isuzu, 161 Tenaga Mekanik Bengkel Isuzu Berjalan (BIB), empat Depo Part, serta lebih dari 2.000 partshop.

Menurut dia, Isuzu mejadi brand yang memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk seluruh produk kendaraannya, baik Giga, ELF, dan Traga.

“Total ada 34 varian kendaraan Isuzu, semuanya sudah memiliki sertifikat TKDN,” katanya, dalam keterangan tertulis, Rabu (10/12).

Saat ini, Rian menuturkan, TKDN Isuzu Traga tercatat lebih dari 44 persen, sedangkan Elf sebesar 33 persen, dan Giga sebesar lebih dari 35 persen. Sertifikat itu diterima bertahap.

“Dengan tingginya tingkat lokalisasi Isuzu, sehingga biaya lebih kompetitif, dan ketersediaan terhadap kendaraan dan suku cadangnya lebih terjaga,” jelasnya.

Adapun, Project and Contract Logistic Vice President PT Pos Logistik Indonesia, Rahadian Tanjung menyatakan, tingkat efisiensi kendaraan menjadi pertimbangan utama penambahan armada perseroan tahun ini sebesar 100 persen menjadi lebih dari 500 unit. 

“Tentunya sebagai perusahaan angkutan, kami mencari kendaraan yang seefisien mungkin, sehingga cost operational lebih rendah. Isuzu sangat kompetitif, secara overall rata-rata 35 persen lebih irit,” katanya.

Selain konsumsi BBM yang lebih irit, dia menambahkan, pihaknya memilih Isuzu karena durability yang teruji, layanan aftersales yang luas di berbagai daerah, dan layanan cepat. 

“Operasional unit aman, teknisi mereka datang ke kami. Ini penting, karena angkutan komersial tidak boleh berhenti, harus terus bekerja. Ini begitu membantu,” tuturnya. 

Sementara, Direktur Operasional PT Moda, Andy Dwi Zatmoko mengungkapkan, dari total armada yang dimiliki lebih dari 1.000 unit, sebanyak 75 persen adalah mobil Isuzu

“Karena kami menyediakan apa yang diminta konsumen. Selain efisien, network layanan Isuzu juga luas, unitnya andal, dan pelayanan aftersalesnya bagus. Teknisinya mendatangi ke tempat kerja customer, jadi customer tidak perlu repot datang ke bengkel,” paparnya. (Eka Yulianti Fajlin)

Sumber: Tribun Jateng
Tags
Isuzu
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved