Tribun Jateng Hari Ini
Mendag bakal Dorong Ritel Modern Serap Ayam dari Peternak
Kemendag bakal meminta Aprindo agar menyerap daging ayam karkas atau beku untuk dijual di seluruh jaringan ritel modern.
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) bakal meminta Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) agar menyerap daging ayam karkas atau beku untuk dijual di seluruh jaringan ritel modern.
Hal itu menanggapi permintaan Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo) berkait dengan anjloknya harga daging ayam, yang menyebabkan kerugian peternak.
“Nanti saya telepon lagi ya ke Pak Solihin, Ketum Aprindo-nya ya, kami selalu koordinasi,” kata Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6).
Menurut dia, selama ini tidak ada aturan yang melarang penjualan daging ayam karkas maupun ayam beku di jaringan ritel modern.
“Sebenarnya namanya polanya pola kemitraan, jadi kita harus saling bersinergi antara produsen dan juga apa namanya pedagang,” tuturnya.
Selain menggunakan jaringan ritel, dia menambahkan, pengendalian harga ayam bisa dilakukan dengan menggunakan instrumen BUMN Pangan, dalam hal ini ID FOOD.
Budi menyebut, pemerintah telah meminta ID FOOD menyerap daging ayam dan telur ayam ras dari peternak rakyat.
“Sudah sepakat. Jadi nanti kalau memang harganya turun, ya sudah, diserap oleh ID FOOD,” ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Permindo Kusnan, mengatakan harga ayam hidup anjlok ke level Rp 15.000-Rp 16.000 per kg yang terjadi di berbagai daerah.
Menurut dia, para peternak mengalami kerugian karena harga pakan meningkat. Di sisi lain, day old chick (DOC) juga semakin mahal.
Karena kenaikan komponen produksi itu, Harga Pokok Produksi (HPP) ayam broiler diperkirakan mencapai Rp 21.000-Rp 22.000 per kg untuk ayam hidup.
“Peternak rakyat saat ini menanggung kerugian sekitar Rp 5.000–Rp 7.000 per kilogram live bird atau sekitar Rp 10.000–Rp 14.000 per ekor ayam panen berbobot 2 kilogram,” bebernya.
Untuk mengatasi hal itu, Permindo mengusulkan pemerintah mendorong akses pasar untuk produk peternakan ayam.
Di antaranya dengan meminta seluruh jaringan ritel modern baik minimarket maupun swalayan menjual daging ayam karkas atau ayam beku.
“Dengan semakin mudahnya akses masyarakat terhadap protein hewani, konsumsi nasional dapat meningkat sekaligus memperluas pasar bagi peternak rakyat,” ucap Kusnan. (Kompas.com/Syakirun Ni'am)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mendag-budi-santoso.jpg)