Rabu, 17 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribun Jateng Hari Ini

Kopi RI Raih Potensi Transaksi Rp 593,3 Miliar di AS

Keikutsertaan Indonesia dalam WoC 2026 merupakan bagian dari upaya memperluas akses pasar sekaligus memperkuat posisi kopi nasional di pasar AS. 

Tayang:
Editor: Vito
Tribunjateng/Eka Yulianti Fajlin
ilustrasi petik kopi di Dusun Jeruk Wangi, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Produk kopi Indonesia berhasil menarik minat pasar internasional pada ajang World of Coffee (WoC) 2026 yang berlangsung di San Diego, AS, pada 10-12 April 2026. 

Melalui partisipasi pada pameran itu, Indonesia membukukan potensi transaksi sebesar 34,3 juta dolar AS atau setara Rp 593,3 miliar. 

Atase Perdagangan RI di Washington DC, Ranitya Kusumadewi mengatakan, capaian itu berasal dari berbagai produk kopi Indonesia, mulai dari biji kopi mentah (green beans), kopi sangrai (roasted coffee), hingga produk turunan kopi lain. 

"Capaian ini belum termasuk berbagai penjajakan dari permintaan informasi (business inquiries) yang berpotensi berkembang menjadi kontrak dagang dalam beberapa bulan ke depan," katanya, dalam keterangan resmi, Senin (15/6). 

Menurut dia, keikutsertaan Indonesia dalam WoC 2026 merupakan bagian dari upaya memperluas akses pasar sekaligus memperkuat posisi kopi nasional di pasar AS. 

Ranitya menilai, kehadiran Paviliun Indonesia menjadi semakin strategis di tengah dinamika kebijakan perdagangan AS yang kian kompleks.

"World of Coffee 2026 menjadi titik temu pelaku industri kopi Indonesia dengan pasar AS untuk menavigasi kebijakan tarif serta peningkatan standar keamanan pangan," ucapnya. 

Selama tiga hari penyelenggaraan pameran, Paviliun Indonesia memfasilitasi berbagai kegiatan promosi dan penjajakan bisnis, mulai dari pertemuan business-to-business (B2B), coffee cupping, coffee tasting, hingga diskusi dengan pelaku industri kopi global. 

Paviliun Indonesia juga menghasilkan sejumlah peluang kerja sama yang akan ditindaklanjuti setelah pameran.

Di antaranya melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan Letter of Intent (LoI) antara Gravfarm Indonesia dan Beaneka Coffee, serta KBF International Group dan Cartel Coffee Lab. 

Sebanyak 12 peserta turut berpartisipasi dalam Paviliun Indonesia, terdiri dari petani, koperasi, eksportir, agregator, pemilik kafe, hingga penyangrai (roaster). 

Mereka antara lain Indonesian House of Beans (IHOB), Sulotco, Gravfarm Indonesia, Muniru Coffee, SCAI, Sundanika, Beaneka Coffee, Q.Co, Javanese Coffee, Kela Coffee, Distira, dan APP-Charta Global. 

Adapun produk yang dipamerkan mencakup berbagai jenis biji kopi unggulan Indonesia, seperti Gayo, Mandheling, Lintong, Java Preanger, Java Estate, Toraja, Kintamani, dan Flores Bajawa.

Selain biji kopi mentah, peserta juga menampilkan kopi sangrai, specialty blends, coffee capsule, serta produk pendukung industri kopi seperti gula aren dan gelas kertas untuk kebutuhan kafe maupun ritel kopi. (Kontan/Chelsea Anastasia)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
Live
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
VS
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved