Berita Blora
Musim Pancaroba Warga Blora Diminta Waspadai ISPA, Dinkesda Imbau Jaga Imunitas
Perubahan cuaca ekstrem pada musim pancaroba, dari panas terik ke hujan secara tiba-tiba, berpotensi memicu berbagai penyakit.
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Perubahan cuaca ekstrem pada musim pancaroba, dari panas terik ke hujan secara tiba-tiba, berpotensi memicu berbagai penyakit.
Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Blora, Edi Widayat, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).
Menurut Edy, kondisi cuaca yang tidak menentu membuat daya tahan tubuh mudah menurun, sehingga rentan terserang penyakit, khususnya pada kelompok anak-anak dan lansia.
"Musim pancaroba ini cuaca berubah-ubah, kadang panas tinggi lalu tiba-tiba hujan.
Kita harus mewaspadai, terutama anak-anak dan lansia terhadap potensi penyakit ISPA,” jelasnya, Jumat (27/3/2026).
Lebih lanjut, Edi menjelaskan, gejala ISPA yang umum dialami masyarakat antara lain batuk, pilek, meriang, hingga demam.
Penyakit ini kerap muncul saat peralihan musim seperti sekarang.
Baca juga: Lewati Kritis Usai Kecelakaan, Bos Rokok HS Magelang Hadiahi 150 Karyawan Umroh ke Tanah Suci
Untuk mencegahnya, masyarakat diminta menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, serta memperbanyak minum air putih.
"Kalau ada gejala, sebaiknya cukup istirahat dan banyak minum air putih agar suhu tubuh tetap terkendali.
Jika belum membaik, segera datang ke layanan kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit," jelasnya.
Selain itu, Edy juga mengingatkan pentingnya menerapkan etika batuk untuk mencegah penularan.
Masyarakat dianjurkan menutup mulut saat batuk, menggunakan masker, serta menghindari kontak langsung dengan orang lain, terutama bayi dan anak-anak.
"Batuk pilek ini menular karena disebabkan virus.
Jadi penting menerapkan etika batuk, pakai masker kalau perlu, dan hindari kontak langsung agar tidak menularkan ke orang lain," paparnya.
Sementara itu, Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Noor Jannah Indriyani, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat, mengingat saat ini Jawa Tengah memasuki masa pancaroba atau peralihan musim.
| Puncak Arus Balik di Terminal Cepu Diprediksi Akhir Pekan, Tiket Bus Sudah Ludes |
|
|---|
| Halal Bihalal Pemkab Blora, Bupati Arief Minta ASN Siap Hadapi Kebijakan WFH |
|
|---|
| Bupati Blora Upayakan Agar Ruas Jalan di Desa Nglebak Bisa Dibangun dari Dana Inpres Jalan Daerah |
|
|---|
| Usai Libur Lebaran, Bupati Blora Sidak Hari Pertama Kerja, Pastikan Pelayanan Publik Kembali Normal |
|
|---|
| Dikira Gagal Meledak, Petasan Temuan Tewaskan Seorang Pelajar dan Lukai Dua Anak Lainnya di Blora |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260328_Edi-Widayat.jpg)