Berita Blora
Bupati Arief Dorong Alumni IPDN di Blora Jadi Inspirator dan Penggerak Pelayanan Publik
Saat ini, terdapat 46 alumni purna praja yang telah berkontribusi di berbagai perangkat daerah di Blora
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, BLORA — Bupati Blora, Arief Rohman, meminta alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kabupaten Blora untuk menjadi penggerak inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di tengah dinamika global.
Hal itu disampaikan Bupati Arief Rohman saat menghadiri Silaturahmi Purna Praja Jatinangor bersama Wakil Bupati Sri Setyorini di Resto Mamacan Tempelan, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 90 persen alumni IPDN yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora.
Baca juga: Dampak Efisiensi Anggaran, Pemkab Blora Kini Hanya Mampu Tangani 17 RTLH dari APBD
“Sebagai ASN, Purna Praja IPDN harus bisa menjadi contoh, inspirator, dan penggerak inovasi dalam melayani masyarakat,” kata Arief.
Lebih lanjut, pihaknya menegaskan, pemerintah daerah terus melakukan pembenahan, termasuk dalam penempatan aparatur sipil negara berbasis kompetensi.
Saat ini, terdapat 46 alumni purna praja yang telah berkontribusi di berbagai perangkat daerah di Blora.
Selain itu, lanjut Bupati Arief, Pemkab Blora juga telah menjalin kerja sama dengan IPDN untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, termasuk membuka peluang pendidikan lanjutan ke jenjang magister dan doktoral.
Ketua Harian Alumni Purna Praja Jatinangor, Bawa Dwi Raharja, menyebut tingkat kehadiran yang mencapai sekitar 90 persen menjadi indikator kuatnya soliditas alumni.
Pihaknya juga berharap adanya arahan berkelanjutan dari pimpinan daerah dalam pelaksanaan tugas ASN.
Sementara itu, Ketua Umum Alumni, Pratikto Nugroho, menekankan pentingnya integritas dan loyalitas sebagai fondasi utama dalam pengabdian.
Pratikto mengingatkan agar nilai-nilai yang diperoleh selama pendidikan di IPDN dapat diimplementasikan secara konsisten dalam tugas pemerintahan.(Iqs)
| BREAKING NEWS: Kebakaran Terjadi saat Pindahkan BBM di Dapur, Warga Blora Alami Luka Bakar |
|
|---|
| Dampak Efisiensi Anggaran, Pemkab Blora Kini Hanya Mampu Tangani 17 RTLH dari APBD |
|
|---|
| Pendapatan Sektor Parkir Blora yang Dikelola Dinrumkimhub Capai Rp300 Juta Triwulan Pertama 2026 |
|
|---|
| Ngamuk Minta Karaoke Gratis dan Bawa Nama Prabowo, Sunoto Kini Dipecat dari GRIB Jaya |
|
|---|
| Lupa Matikan Kompor Saat Memasak, Rumah Warga Muraharjo Blora Terbakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260410_blora9.jpg)