Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

Jelang Iduladha, DP4 Blora Pastikan Stok Sapi Kurban di Blora Aman

Ketersediaan hewan kurban khususnya sapi di Kabupaten Blora dipastikan dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Iduladha 2026

Tayang:
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/M Iqbal Shukri
PETERNAKAN SAPI - Ilustrasi suasana peternakan di Desa Beganjing, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora. 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Ketersediaan hewan kurban khususnya sapi di Kabupaten Blora dipastikan dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Iduladha 2026.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Blora, Rasmiyana, mengatakan bahwa stok sapi di tingkat peternak hingga pedagang masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan Iduladha.

"Kalau kita melihat di lapangan, di peternak-peternak maupun pengepul dan pedagang, stok untuk calon hewan kurban masih cukup," terangnya, Selasa (5/5/2026).

Baca juga: Penyebab 3 Calon Jemaah Haji Asal Blora Gagal Berangkat dan Jadwal Pemberangkatan

Lebih lanjut, menurutnya Blora selama ini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga rutin memasok hewan ternak ke luar daerah melalui para pedagang.

"Biasanya kita juga kirim ke luar kota," ujarnya.

Selain itu, menjelang Iduladha, saat ini DP4 Blora terus mengintensifkan upaya pencegahan penyakit, khususnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), dengan menggenjot vaksinasi PMK.

Hal itu dilakukan, agar sapi calon hewan kurban tetap sehat, tidak terpapar penyakit.

Rasmiyana mengatakan, pada tahun 2026 ini DP4 Blora menerima alokasi sebanyak 60.000 dosis vaksin PMK dari APBN. Dari jumlah tersebut, sekitar 9.000 dosis telah disuntikkan pada semester pertama.

“Artinya masih ada sekitar 51.000 dosis yang akan terus kita gunakan hingga akhir tahun,” jelasnya.

Namun demikian, jumlah vaksin tersebut dinilai masih jauh dari kebutuhan ideal jika dibandingkan dengan populasi ternak di Blora.

Berdasarkan data statistik tahun 2025, populasi sapi di Kabupaten Blora mencapai lebih dari 176.000 ekor.

“Dengan jumlah tersebut, alokasi 60.000 dosis tentu sangat kurang,” terangnya.

Pihaknya menjelaskan, sesuai standar, setiap ekor ternak seharusnya mendapatkan vaksinasi dua kali dalam setahun atau booster setiap enam bulan sekali untuk menjaga kekebalan terhadap PMK.

“Jadi kalau melihat populasi yang ada, kebutuhan vaksin memang jauh lebih besar,” paparnya.(Iqs)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved