Kamis, 28 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Blora

18 SD Negeri di Blora Diregrouping, Dindik Daftarkan Dapodik Siswa Terdampak

Ratusan peserta didik dari 18 sekolah dasar (SD) negeri di Kabupaten Blora segera dilakukan proses pemindahan data siswa baru.

Tayang:
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/M Iqbal Shukri
REGROUPING - Ilustrasi peserta didik di SD Negeri 3 Kelurahan Ngawen, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, yang rencananya terdampak regrouping. 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Ratusan peserta didik dari 18 sekolah dasar (SD) negeri di Kabupaten Blora segera dilakukan proses pemindahan data siswa baru.

Hal itu sebagai tahapan yang harus dilakukan dalam proses regrouping belasan SD negeri di Blora.

Kepala Dindik Kabupaten Blora, Sunaryo mengatakan, total ada 868 siswa di 18 SD di Kabupaten Blora yang segera dilakukan proses pemindahan data siswa baru. 

Baca juga: Lestarikan Tradisi, Masjid Moetiah Blora Bungkus Daging Kurban Pakai Daun Jati

3 Pelajar Sragen Ditangkap saat Live TikTok Pocong, Cari Tempat Sepi Demi Konten Horor

Menurutnya, proses pemindahan data pokok pendidikan (Dapodik) siswa yang terkena imbas regrouping sekolah segera dilakukan oleh tim dari dinas. 

"Datanya ada 18 sekolah, untuk siswa yang sekolahnya digabung itu data-datanya akan didaftarkan kembali."

"Penggabungan atau regrouping itu kami menargetkan ajaran baru sudah dimulai,” terangnya, Kamis (28/5/2026).
 
Lebih lanjut, pihaknya menambahkan, penempatan kepala sekolah dan guru juga sudah mulai ditata. Segera dilakukan pengisian ke sekolah yang kosong atau kekurangan guru.
 
"Untuk penggabungan sekolah yang sudah dilakukan visitasi oleh tim itu jumlah murid kurang dari 60, lokasi sekolah berdekatan, dan sarpras sekolah,” ujarnya.
 
Sunaryo menyebut, regrouping bukan hal baru di Blora karena pernah dilakukan beberapa tahun sebelumnya.
 
“Sudah pernah dilakukan pada 2012, lalu 2018 juga pernah,” katanya.
 
Sementara itu, Sekretaris Dindik Kabupaten Blora, Nuril Huda menyampaikan, ada 868 siswa di Blora yang akan dipindah ke sekolah hasil penggabungan. 

Sedangkan untuk guru akan dilakukan pemerataan ke sekolah yang masih kosong.
 
“Sesuai usulan Korwil setiap kecamatan, jadi kami geser. Untuk jumlah guru yang PNS 49 orang dan PPPK 144 orang,” jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved