Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Brebes

Diskusi dengan Perantau di Jakarta, Bupati Targetkan Transformasi Total lewat Visi Brebes Beres

Pemerintah Kabupaten Brebes menegaskan komitmennya untuk melakukan transformasi besar-besaran melalui visi Brebes Beres.

TRIBUN JATENG/Wahyu Nur Kholik
FOTO BERSAMA - Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma berfoto bersama para perantau di Jakarta. (Dok. Dinkominfotik Brebes) 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Pemerintah Kabupaten Brebes menegaskan komitmennya untuk melakukan transformasi besar-besaran melalui visi Brebes Beres.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma SE MM dalam diskusi panel Majlis Silaturahmi Warga Brebes (MASIGAB) bertajuk Urun Rembug Brebes Beres untuk Indonesia yang Lebih Baik, di Auditorium Pusdiklat BPK RI Jakarta Selatan, Minggu (19/4/2026) lalu.

Dalam forum strategis yang mempertemukan jajaran pemerintah daerah dengan para perantau tersebut, Paramitha menekankan bahwa kemajuan Brebes tidak bisa hanya mengandalkan dana APBD semata, melainkan butuh sinergi kolektif.

Baca juga: Bupati Paramitha Tekankan Kolaborasi Pemda dan Dunia Usaha untuk Perkuat Ekonomi Brebes

Tiga pilar Brebes Beres

Konsep Brebes Beres dipaparkan sebagai pondasi daerah dalam mendukung agenda pembangunan nasional, yang mencakup tiga pilar utama:

Pertama, Beres Birokrasinya yakni layanan publik cepat, transparan, dan berbasis digital melalui Mall Pelayanan Publik serta penguatan Satu Data Brebes.

Kedua, Beres Ekonominya yakni mendorong hilirisasi pertania terutama bawang merah dan digitalisasi UMKM agar produk lokal menembus pasar internasional.

Ketiga, Beres SDM-nya yakni Investasi pada manusia melalui pendidikan vokasi yang link and match dengan industri serta penguatan literasi digital.

"Kita tidak bisa lagi hanya bertumpu pada produksi bahan mentah. Brebes harus bergerak menuju hilirisasi agar petani memperoleh nilai tambah. Investasi terbesar kita bukan hanya pada infrastruktur, tapi pada manusia Brebes itu sendiri," ujar Paramitha dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjateng.com, Senin (27/04/2026).

Perantau sebagai motor inovasi

Bupati Brebes secara khusus mengajak para perantau Brebes untuk pulang ke rumah secara gagasan maupun investasi.

Menurutnya, perantau adalah aset strategis yang memiliki jejaring luas dan pengalaman yang dibutuhkan untuk mempercepat inovasi di daerah.

Hadir dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro, memberikan catatan menarik mengenai karakteristik masyarakat Brebes.

Ia mengakui bahwa warga Brebes dikenal sangat kritis atau dalam bahasa lokal sering disebut suka maido (mencela atau mengkritik).

"Orang Brebes itu wataknya kritis. Apa saja dikritik dulu, mau benar atau salah dikritik dulu. Namun, kita harus berprasangka baik bahwa itu adalah bentuk kepedulian. Sekarang, tidak ada pilihan lain selain kita semua harus support dan bareng-bareng membereskan Brebes," tuturnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved