Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Kiki Tak Sempat Selamatkan Diri dari Longsor di Watukumpul Pemalang

Bencana tanah longsor di Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, pada Jumat (6/2/2026), menewaskan satu murid SD.

Tayang:
Penulis: Achiar M Permana | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG
Tribun Jateng/Tri Susanto 

Longsor terjadi sekitar pukul 16.00 akibat hujan intensitas sedang hingga lebat yang berlangsung cukup lama di wilayah perbukitan bagian atas Desa Cibalung.  

Material longsor berasal dari tebing setinggi sekitar 15 meter dengan kondisi tanah labil yang runtuh dan menutup akses Jalan Desa Cibalung-Karangsari.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Taryo mengatakan, peristiwa tersebut dipicu oleh kombinasi curah hujan tinggi, kontur tanah yang tidak stabil, serta limpasan air dari saluran tebing atas yang tidak terkendali.  

“Curah hujan yang berlangsung berjam-jam membuat tanah menjadi jenuh air, ditambah saluran limpasan yang tidak tertata sehingga tebing tidak mampu menahan beban,” ujar Taryo, Jumat (6/2/2026).

Akibat kejadian tersebut, rumpun bambu sepanjang kurang lebih 10 meter ikut terbawa longsor dan menimpa badan jalan desa.

Ruas jalan desa sempat tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat sehingga aktivitas warga terganggu.

Meski demikian, Taryo memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tanah longsor tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban, namun akses jalan tertutup dan perlu penanganan cepat agar mobilitas warga kembali normal,” katanya.

Sebagai langkah darurat, BPBD bersama UPTD PKBD Majenang, Forkopimcam Cimanggu, pemerintah desa, dan masyarakat langsung melakukan pengecekan lokasi sekaligus kerja bakti penanganan longsor. 

Sekitar 100 warga dari dua desa sekitar turut bergotong royong membersihkan material tanah dan bambu menggunakan peralatan seadanya.

Taryo mengatakan, BPBD mencatat taksiran kerugian akibat kejadian tanah longsor tersebut mencapai sekitar Rp 5 juta.

BPBD juga memberikan bantuan permakanan untuk menunjang kegiatan kerja bakti serta bantuan stimulus berupa kantong kandi.

Selain itu, petugas memasang rambu peringatan bahaya dan mengimbau pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan karena kondisi jalan masih licin dan berada di tanjakan terjal. (Indra Dwi Purnomo/Rayka Diah)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved