Tribunjateng Hari ini
Dua Pengendara Motor Tewas dalam Tabrakan di Perempatan Milo
Dua pengendara sepeda motor tewas setelah kendaraan mereka bertabrakan di Persimpangan Milo, Kota Semarang, Kamis (19/2/2026) dini hari.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Dua pengendara sepeda motor tewas setelah kendaraan mereka bertabrakan di Persimpangan Milo, Kota Semarang, Kamis (19/2/2026) pukul 02.50.
Kecelakaan terjadi di pertemuan Jalan Brigjend Katamso-Jalan Dr Cipto, Kecamatan Semarang Selatan.
Dua korban meninggal dunia, yakni Kusdiyantoro (26), warga Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, dan Jumadi (51), warga Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang.
Kusdiyantoro merupakan pengendara motor Honda Scoopy merah hitam tahun 2017.
Adapun Jumadi merupakan pengendara Honda Supra 125 hitam tahun 2007.
Akibat kecelakaan itu, dua sepeda motor dan tiga orang tergeletak di badan jalan.
Di lokasi kejadian, tampak kerupuk terung putih berserakan di aspal, diduga merupakan dagangan Jumadi, salah satu korban.
Sedianya, kerupuk terung itu akan dijual ke Pasar Karangayu.
Jumadi diketahui berangkat dari kawasan Majapahit menuju arah Simpanglima bersama istrinya untuk berdagang.
Kasubnit Gakkum II Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita Candra, menjelaskan bahwa kedua korban mengalami cedera kepala berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Jenazah keduanya kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUP Dr Kariadi.
Sementara itu, istri Jumadi yang turut berboncengan mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis.
Dari hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula saat motor Scoopy yang dikendarai Kusdiyantoro melaju dari arah utara, Jalan Dr Cipto, menuju selatan ke arah Jalan Kompol Maksum.
“Saat melintasi persimpangan dengan lampu lalu lintas yang menyala kuning berkedip (flashing), pengendara diduga kurang waspada, tidak mengurangi kecepatan,” kata Novita.
“Akibatnya, terjadi laka lantas dengan motor Supra yang dikendarai Jumadi melaju dari arah timur, Jalan Brigjen Sudiarto, menuju barat ke arah Simpanglima,” sambungnya.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa Jumadi merupakan penjual kerupuk asal kawasan Lamper, yang hendak berangkat berjualan ke Pasar Karangayu, pada dini hari tersebut.
Sementara pengendara Honda Scoopy diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak dapat mengendalikan kendaraannya.
Petugas dari Unit Laka Satlantas Polrestabes Semarang telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan faktor kelalaian pengendara.
Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mengurangi kecepatan, terutama saat melintas di persimpangan pada jam-jam rawan kecelakaan. (Reza Gustav/Rezanda Akbar D)
Milo Semarang
Simpang Milo
Kecelakaan Maut terbaru
Tribunjateng.com
m syofri kurniawan
Kecelakaan di Semarang
kecelakaan
Semarang
| Luthfi Klaim 6.271 Koperasi Desa Merah Putih di Jateng Telah Beroperasi |
|
|---|
| Warga Jembawan Pasang Sandbag untuk Cegah Longsor Susulan |
|
|---|
| Ada Dua Kasus Kecelakaan Kendaraan Pengangkut MBG, Satlantas Pekalongan Latih Ratusan Sopir SPPG |
|
|---|
| Ukir Batu Jadi Rupiah, Gayuh Pengrajin Batu Akik Batang Tetap Semangat Hasilkan Aksesoris Unik |
|
|---|
| Hasil Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Iduladha 2026 Jatuh pada 27 Mei |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Jumat-20-Februari-2026.jpg)