Minggu, 26 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Truk Paket Rem Blong Sapu 1 Mobil dan 8 Motor di Exit Toll Bawen 

Truk boks bermuatan paket yang mengalami rem blong memicu tabrakan beruntun di Exit Tol Bawen, pada Selasa (3/3/2026) malam.

TRIBUN JATENG/Bram Kusuma
Tribun Jateng Hari Ini Kamis 5 Maret 2026 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Turyatun (56), terbaring lemas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS At-Tin, Bawen, pada Selasa (3/3/2026) malam.

Selang infus terpasang di tangannya.

Ia nampak menahan nyeri. 

Beberapa saat sebelumnya, Turyatun baru saja mengalami kecelakaan di traffic light Exit Tol Bawen.

Dia merupakan satu dari delapan korban luka dalam kecelakaan beruntun, yang bermula dari truk boks bermuatan paket mengalami rem blong tersebut.

Akibat kejadian itu, Turyatun mengalami rasa sakit pada bagian kaki dan dada. 

Dengan nada lirih, Turyatun menuturkan, saat itu dirinya dibonceng oleh rekannya.

Mereka berangkat dari tempat kerja dan hendak menghadiri acara buka bersama (bukber).

Nahas, setibanya di traffic light Exit Tol Bawen, ia justru menjadi korban kecelakaan.

"Saya tidak ingat apa-apa. Tahu-tahu saya tengkurep di aspal," ujar warga Kebon Kliwon, Bergas, Kabupaten Semarang tersebut.

Truk boks bermuatan paket yang mengalami rem blong memicu tabrakan beruntun di Exit Tol Bawen, pada Selasa malam.

Kecelakaan tersebut melibatkan 10 kendaraan, yaitu 1 truk boks, 1 mobil Expander, dan 8 sepeda motor.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, tetapi delapan orang mengalami luka-luka.

Semua korban dibawa ke RS At-Tin, Bawen, termasuk Turyatun. 

Pada Selasa malam, sejumlah keluarga korban kecelakaan beruntun di Exit Tol Bawen menunggu di depan Rumah Sakit At-Tin.

Seorang keluarga korban, Dika mengatakan, mendapat kabar dari adiknya, Bilqis, yang menjadi korban kecelakaan beruntun di Exit Tol Bawen.  

"Kalau nggak salah (pukul) setengah tujuh dapat kabar. Adik saya telepon ibu saya. Begitu dapat kabar, saya langsung ke sini (RS At-Tin)," ujar Dika. 

Dia mengatakan, adiknya pamit dari rumah untuk berangkat magang di Saloka Theme Park, destinasi wisata di Jalan Semarang-Solo, Lopait, Tuntang, Kabupaten Semarang.

Korban berangkat dari rumah sekira pukul 18.00.

Setengah jam kemudian, Dika mendapat kabar bahwa adiknya kecelakaan.  

"Keterangan dari adik saya, dia ketabrak dari belakang," tuturnya. 

"Alhamdulillah, adik saya sadar, cuma motornya saja yang rusak. Ini masih menunggu hasil rontgen," katanya. 

Masalah rem

Sementara itu, sopir truk boks, Indra Warsito (35), warga Sukabumi, Jawa Barat, memberikan kesaksian mengenai detik-detik sebelum tabrakan terjadi.

Dia mengaku, sedang mengangkut paket dari Jakarta dengan tujuan akhir ke Kediri, Jawa Timur.

"Saya sempat istirahat di Weleri, Kendal, lalu melanjutkan perjalanan lagi," ujarnya.

Warsito mengungkapkan, sudah berupaya mengerem saat melaju di turunan, tepatnya memasuki traffic light Exit Tol Bawen.

Pada injakan pertama, rem masih berfungsi normal.

Namun, rem kedua tidak lagi berfungsi hingga akhirnya menabrak kendaraan di depannya. 

"Dari atas saya sudah ngerem. Rem pertama masih ngerem. Lalu saya rem lagi, rem saya kocok, sudah tidak berfungsi," jelas Warsito, pada Selasa malam.

Awalnya, lanjut dia, truk menabrak satu kendaraan.

Hanya saja, karena berada di lampu lalu lintas, beberapa kendaraan yang sedang berhenti turut dihantam.

"Pertamanya nabrak satu. Cuma di depannya lampu merah. Saya sudah ngerem karena sudah lampu merah," katanya. 

Kasatlantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani mengatakan, kecelakaan beruntun tersebut berawal dari truk boks melaju dari arah Semarang menuju Salatiga.

Saat di traffic light Exit Tol Bawen, terjadi truk boks menabrak kendaraan yang sedang berhenti di lampu merah. 

"Dugaan sementara, sopir mengalami gagal pengereman," ucap Lingga, saat ditemui di RS At-Tin, Bawen, Selasa malam. 

Lingga melanjutkan, delapan korban kecelakaan dilarikan ke RS At-Tin untuk mendapat penanganan medis.

Seluruh korban merupakan pengendara motor.

Dalam kecelakaan ini, dia menegaskan, tidak ada korban yang meninggal dunia. 

Saat ini, seluruh korban telah ditangani petugas medis RS At-Tin, Bawen.

Lingga menyebut, enam korban menjalani rawat inap, sedangkan dua korban menjalani rawat jalan dan sudah diperbolehkan pulang.

"Saat ini, sopir (truk boks—Red) sudah kami amankan," tambahnya. (Eka Yulianti Fajlin) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved