Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

CCTV Tidak Berfungsi saat Mobil Kades Hoho Dibom Molotov

Mobil Welas Yuni Nugroho, kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, dibakar orang di garasi rumahnya.

Penulis: Achiar M Permana | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG
Tribun Jateng/Aditia Kurniawan 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA -  Mobil Welas Yuni Nugroho, kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, dibakar orang di garasi rumahnya.

Insiden yang terjadi saat istri dan anak Kades Hoho, demikian Welas lebih dikenal, berada di dalam rumah tersebut.

Hoho menyebut, teror pembakaran mobil itu sudah mengarah pada ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa.

Peristiwa tersebut terjadi, pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 04.10 subuh, di rumah Hoho di Banjarnegara. 

Mobil Honda Civic Turbo milikn Hoho terbakar, setelah dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal.  

Baca juga: Ade Bhakti Sebut Nomor Pembuat Prank Damkar Berada di Sleman

Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian badan kendaraan.  

Tak hanya itu, bagian atap garasi rumah juga ikut terdampak.

Hoho bersama istrinya sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum akhirnya warga berdatangan seusai subuh.

Akibat kejadian tersebut, mobil yang dibeli sekitar tahun 2020 dengan harga lebih dari Rp 400 juta itu rusak parah.

"Untuk perbaikan kami sendiri belum tahu harus seperti apa karena kondisinya terbakar seperti itu.  Bagian dalamnya juga ikut terbakar," ujar Hoho kepada Tribun Jateng, Jumat (24/4/2026).

KADES HOHO - Kondisi terkini satu unit mobil Honda Civic Turbo miliknya terbakar hebat setelah diduga diserang orang tak dikenal (OTK), di Purwasaba, Banjarnegara, Jumat (24/4/2026). Tersimpan dugaan kuat adanya aksi teror terencana yang disebut korban sudah mengarah pada upaya pembunuhan.
KADES HOHO - Kondisi terkini satu unit mobil Honda Civic Turbo miliknya terbakar hebat setelah diduga diserang orang tak dikenal (OTK), di Purwasaba, Banjarnegara, Jumat (24/4/2026). Tersimpan dugaan kuat adanya aksi teror terencana yang disebut korban sudah mengarah pada upaya pembunuhan. (TRIBUN JATENG/Ist. Kades Hoho)

Hoho menjelaskan, secara tampilan luar kendaraan kemungkinan masih bisa diperbaiki melalui pengecatan ulang.

Namun, seluruh bagian interior dipastikan harus diganti.

"Kalau dicat mungkin bisa terlihat seperti semula, tapi dalem-dalemannya harus beli semua,” kata Hoho.  

“Jadi rusaknya parah, udah kaya rongsok," sambungnya.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Banjarnegara dan kini tengah dalam proses penyelidikan.  

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved