Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kabupaten Tegal

Dinas Perpusip Kabupaten Tegal Peduli Padasari, Hadirkan Perpustakaan Keliling dan Trauma Healing 

Dinas Perpusip Kabupaten Tegal Peduli Padasari, Hadirkan Perpustakaan Keliling dan Trauma Healing 

Tayang:
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/DOKUMENTASI DISPERPUSIP KABUPATEN TEGAL
MENDONGENG: Pendongeng dari pustakawan sedang membawakan cerita fabel lewat media boneka tangan singa dan tikus untuk menghibur anak-anak PAUD, TK dan SD, berlokasi di pengungsian warga terdampak bencana tanah gerak Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kamis (12/2/2026). Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Tegal memberi layanan peminjaman buku, membaca bersama dan mendongeng menjadi bagian penting dari dukungan psikososial kepada anak melalui trauma healing. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Masa tanggap darurat tak hanya sebatas penyaluran bantuan kemanusiaan, pengungsian, ataupun pemulihan sarana prasarana vital, namun juga perlindungan kelompok rentan seperti anak-anak dari rasa trauma dan cemas pasca bencana.

Hal ini diungkapkan Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Tegal Hari Nugroho, saat pihaknya bersama sejumlah relawan pegiat literasi mendatangi lokasi pengungsian warga terdampak bencana tanah gerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kamis (12/2/2026).

Menurut Hari, memberikan layanan peminjaman buku, membaca bersama dan mendongeng menjadi bagian penting dari dukungan psikososial kepada anak melalui trauma healing.

“Mendongeng jadi media komunikasi yang menenangkan sekaligus menyenangkan bagi anak-anak. Membantu mengalihkan perhatian mereka dari kejadian traumatis, mengembalikan keceriaannya sekaligus menjaga motivasi belajarnya,” terang Hari, dalam rilis yang Tribunjateng.com, Jumat (13/2/2026). 

Sebanyak 18 personil, termasuk tenaga pustakawan dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Disperpusip Kabupaten Tegal ditambah relawan pegiat literasi dari Tegal Book Party, Komunitas Penulis Indonesia, dan Taman Baca Masyarakat Kendalserut ikut terlibat dalam aktivitas literasi membantu menjaga kesehatan mental dan mengurangi rasa cemas anak pasca bencana.

Selain mendatangkan satu unit mobil Perpustakaan Keliling, juga dibagikan 101 eksemplar buku cerita atau dongeng anak, buku mewarnai hingga novel yang merupakan donasi anggota DWP Disperpusip Kabupaten Tegal

Pada konteks ini, buku tidak hanya berfungsi sebagai bahan bacaan, melainkan juga media pendampingan yang menumbuhkan harapan dan imajinasi positif bagi anak.

Sementara mendengarkan cerita, lanjut Hari, membantu anak-anak terdampak bencana menenangkan emosinya, mengalihkan ingatan dari pengalaman traumatis, memberikan rasa stabil dan terarah.

“Di sini kami dibantu dua orang pendongeng dari pustakawan yang membawakan cerita fabel lewat media boneka tangan singa dan tikus untuk menghibur anak-anak PAUD, TK hingga kelas dua SD dan cerita motivasi untuk anak-anak SD kelas tiga ke atas,” jelas Hari. 

Kepala Bidang Perpustakaan Disperpusip Kabupaten Tegal Sri Handayani mengungkapkan, pendampingan literasi terbagi di tiga lokasi, yaitu Masjid Al Barkah untuk anak-anak PAUD dan TK, MDA Al-Khoeriyah untuk anak-anak SD, dan Pondok Pesantren Al-Adalah 2 untuk anak-anak SMP dan SMA dengan layanan mobil Perpustakaan Keliling.

Selain membagikan doorprize berupa tumbler, gelas, buku tulis, tempat pensil dan crayon, setiap anak yang mengikuti kelas trauma healing ini juga mendapatkan biskuit wafer, roti basah, dan susu UHT.

“Alhamdulillah ASN Perpusip Peduli mampu menyalurkan bantuan snack dan susu ultra yang bisa kita bagikan ke 200-an anak-anak Padasari yang terdampak bencana,” ungkapnya. 

Merespon kelas literasi ini, Siti, salah satu orang tua dari anak yang terdampak bencana menyampaikan rasa senangnya.

“Terima kasih banyak Dinas Perpustakaan yang sudah peduli dan membantu anak-anak bahagia di tengah situasi duka,” ujar Siti.

Sementara itu, Sekretaris Komunitas Tegal Book Party, Nabila, saat ditemui di spot mobil Perpustakaan Keliling mengaku senang pihaknya ikut dilibatkan Disperpusip memberikan layanan peminjaman buku kepada anak-anak terdampak bencana.

Ia berharap layanan Perpustakaan Keliling bisa terus berjalan, tidak hanya di lokasi bencana tetapi juga wilayah lainnya di Kabupaten Tegal.

“Senang sekali bisa lihat mereka (anak-anak) bisa ikut baca buku bersama. Kami juga ajak main board game, menceritakan kembali isi buku anak dan memberi doorprize untuk yang bisa menebak pertanyaan," tutur Nabila. (dta) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved