Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Slawi

Program MBG di Kabupaten Tegal Capai 70 Persen, Satgas Siap Perkuat Pengawasan

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tegal telah menjangkau lebih dari 70 persen dari total target penerima manfaat. 

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
IST
RAPAT SATGAS MBG - Satgas Percepatan Penyelenggaraan Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tegal mulai memperkuat pengawasan melalui rapat perdana yang digelar di Ruang Rapat Bupati Tegal, Jumat (6/3/2026). Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud menyampaikan program MBG di Kabupaten Tegal telah menjangkau lebih dari 70 persen dari total target penerima manfaat. DOKUMENTASI HUMAS PEMKAB TEGAL 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tegal telah menjangkau lebih dari 70 persen dari total target penerima manfaat. 


Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan optimal dan tepat sasaran, Satgas Percepatan Penyelenggaraan MBG Kabupaten Tegal mulai memperkuat pengawasan melalui rapat perdana yang digelar di Ruang Rapat Bupati Tegal, Jumat (6/3/2026).


Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal sekaligus Ketua Satgas MBG Amir Makhmud, mengakui kinerja tim sebelumnya belum berjalan optimal. 


Hal tersebut antara lain disebabkan oleh belum seragamnya arahan dalam pelaksanaan program.


Meski demikian, pelaksanaan MBG di Kabupaten Tegal tetap berjalan dan menunjukkan perkembangan positif.


Hingga saat ini, program MBG telah menjangkau 309.912 penerima manfaat dari target 482.365 orang. 


Sementara dari total rencana 252 titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sebanyak 109 dapur telah beroperasi.

Baca juga: Kasus Mahasiswa Antropologi FIB Undip, Tim Etik dan Satgas Kekerasan Seksual Mulai Bekerja


Amir menegaskan pentingnya memastikan seluruh SPPG memenuhi standar yang telah ditetapkan, baik dari sisi kelayakan bangunan, sarana pendukung, maupun kelengkapan izin operasional.


“Kami harus memastikan seluruh SPPG benar-benar telah memenuhi standar yang ditetapkan, baik dari sisi fisik bangunan maupun aspek operasionalnya,” tegas Amir Makhmud, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Sabtu (7/3/2026). 


Amir Makhmud juga mendorong agar bahan baku yang digunakan oleh SPPG dapat bersumber dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal di Kabupaten Tegal. 


Mengingat besarnya anggaran yang beredar melalui program MBG, diharapkan perputaran ekonomi tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.


"Untuk memperkuat pengawasan sekaligus memastikan pelaksanaan program berjalan secara transparan dan akuntabel, Satgas MBG juga berencana membentuk portal pengaduan khusus sebagai sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan maupun masukan terkait pelaksanaan program MBG," jelas Amir Makhmud. 


Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Tegal, Risma, menyampaikan jumlah titik SPPG di Kabupaten Tegal terus mengalami peningkatan. 


Dalam kurun waktu dua minggu terakhir, jumlah rencana titik SPPG bertambah dari 252 menjadi 262 titik.


Risma menyebut, perkembangan pelaksanaan MBG di Kabupaten Tegal tergolong cukup cepat dengan lebih dari 10 titik SPPG yang berhasil disurvei setiap minggunya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved