Berita Blora
Petani Tembakau Blora Was-was Hadapi Kemarau Basah, Ancaman Gagal Panen Mengintai
Apalagi cuaca di Blora masuk dalam kategori kemarau basah. Hal itu lah yang menjadi tantangan bagi petani tembakau di Blora.
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Di bawah terik matahari Suarsono tampak teliti mengecek tanaman tembakau di lahannya.
Ia berjalan dari satu tanaman ke tanaman lainnya, memastikan perkembangan tembakaunya tumbuh dengan baik.
Kendati demikian, pria berusia 40 tahun itu selalu dihantui rasa was-was jika tiba-tiba hujan turun deras, dengan waktu cukup lama.
Apalagi cuaca di Blora masuk dalam kategori kemarau basah. Hal itu lah yang menjadi tantangan bagi petani tembakau di Blora.
"Kalau kemarau basah itu susah, Pak. Kemarin itu banyak yang pada layu karena hujan ya," terangnya, Selasa (2/9/2025).
Lebih lanjut, petani tembakau asal Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngawen, itu menyebut adanya hujan sangat mempengaruhi kondisi tanaman tembakaunya.
"Soalnya banyak yang mati, jadi itu nanam lagi dua sampai tiga kali.
Terus hasil juga enggak maksimal," jelasnya.
Adanya hujan juga menjadi salah satu kendala perawatan tanaman tembakau. Perawatan yang dibutuhkan harus ekstra.
"Kalau habis dipupuk itu percuma kalau kena banjir.
Jadi harus mengulang-ulang terus.
Memang tembakau juga butuh air, tapi air kocoran, bukan air hujan."
"Kalau terkena air hujan terus menerus pertumbuhan daunnya enggak bisa besar, enggak bisa tebal, jadi daunnya kecil-kecil.
Bahkan kalau kebanyakan hujan tanaman tembakau bisa mati," tuturnya.
Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu tersebut, Suarsono khawatir juga mengalami gagal panen. Suarsono menanam tembakau di lahan seluas 2 hektare.
| Sudah Dua Periode Menjabat, Abdul Hakim Dorong Estafet Kepemimpinan di PKB Blora Dipegang Anak Muda |
|
|---|
| Banyak Korban Bullying dari Sekolah Formal Pindah ke SKB Blora, Ini Upaya Pemulihannya |
|
|---|
| Dilema di Balik Kriuk Kerupuk Kedungjenar Blora, Ketika Ukuran Mengecil Karena Bahan Baku Mahal |
|
|---|
| Tebang Pilih Kasus ASN Blora: Oknum Guru Genit Dicopot, 2 Kepala Puskesmas Selingkuh Masih Berkuasa |
|
|---|
| Ribuan Peserta BPJS PBI di Blora Masih Berstatus Nonaktif, DPRD Usul SKTM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20250902_tembakau.jpg)