Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Perbaikan Jalan Provinsi Semarang-Grobogan dipastikan Kelar Akhir Desember 2025

Perbaikan jalan Provinsi dari Kota Semarang hingga Godong Kabupaten Grobogan dipastikan selesai akhir Desember 2025.

Tayang:
dok. Humas Pemprov Jateng 
TINJAU JALAN - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tinjau preservasi ruas Jalan Brigjen Sudiarto, Kota Semarang, Selasa (30/9/2025). 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Perbaikan jalan Provinsi dari Kota Semarang hingga Godong Kabupaten Grobogan dipastikan selesai akhir Desember 2025.

Saat ini proses perbaikan infrastruktur jalan telah mencapai 94 persen. 

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerangkan kategori jalan dikatakan mantap adalah yang kondisinya sedang dan baik.  

Baca juga: Gubernur Ahmad Luthfi Berbaur dengan Ribuan Peserta Ramaikan Solo Run Fest 2025

Perbaikan infrastruktur jalan provinsi terus dikebut sampai akhir tahun 2025. 

Gubernur berharap target perbaikan infrastruktur jalan  dapat selesai tepat waktu.

"Jadi tahun 2025 prioritasnya adalah infrastruktur, artinya infrastruktur jalan provinsi kita mantapkan. Kita mampu 94 persen seluruh jalan provinsi sudah mantap," kata Ahmad Luthfi saat meninjau preservasi ruas Jalan Brigjen Sudiarto, Kota Semarang, Selasa (30/9/2025).

Menurutnya, pemantapan jalan  menjadi kewenangan Provinsi Jawa Tengah dialokasikan menggunakan APBD tahun 2025. 

Setelah target jalan provinsi mantap juga akan dialokasikan untuk memperkuat jalan di kabupaten melalui dana transfer daerah ke 35 kabupaten/kota.

"Jalan daerah sudah saya arahkan kepada bupati dan wali kota, agar diprioritaskan pada jalan yang menghubungkan terkait pertumbuhan ekonomi dan swasembada pangan. Jadi infrastruktur yang menuju swasembada pangan dan sabuk ekonomi untuk konektivitas antarkabupaten/kota. Secara tidak langsung ini akan merata," jelasnya.

Luthfi tidak menampik bahwa adanya arahan tersebut tidak serta merta jalan-jalan di seluruh kabupaten/kota tersebut mantap 100 % .

Hal itu dikarenakan masing-masing kabupaten/kota mempunyai potensi APBD maupun kemampuan tersendiri.

"Sehingga ada beberapa yang belum terpenuhi, memang harus bertahap kemudian berlanjut. Ini pun kita habiskan anggaran 2025," tuturnya.

Mengenai Jalan Brigjen Sudiarto,  Luthfi menjelaskan, ruas jalan tersebut merupakan jalan strategis yang menghubungkan Kota Semarang dengan Kabupaten Demak dan Kabupaten Grobogan. 

Ruas Jalan yang dilakukan preservasi sepanjang kurang lebih 3 km.

"Jadi ini kualifikasi jalan yang harus kita cor karena ini tipologinya beda. Satu, kena air. Dua, harus kita perkuat jalannya. Ini salah satu jalan strategis yang menghubungkan kota Semarang ke Demak," tuturnya. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved