Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kecelakaan

2 Tewas, Mobil MBG Kecelakaan Tertabrak Kereta Api di Purworejo Jawa Tengah, Ini Identitasnya

Update terkini peristiwa kecelakaan mobil MBG tertabrak kereta api di Purworejo Jawa Tengah.

Editor: galih permadi
(KOMPAS.COM/BAYU APRILIANO )
TERPENTAL - Mobil MBG terpental setelah melewati perlintasan tanpa palang pintu wilayah, Desa Dewi, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Sabtu (19/10/2025) pagi. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOREJO - Update terkini peristiwa kecelakaan mobil MBG tertabrak kereta api di Purworejo Jawa Tengah, Minggu 19 Oktober 2025.

Akibat kecelakaan itu, dua orang meninggal dunia.

Identitas korban yakni seorang bernama Retno Yugo Pamungkas meninggal dunia di lokasi.

Baca juga: Mobil MBG Terpental 10 Meter Hingga Jatuh ke Sungai Setelah Lewati Perlintasan Kereta di Purworejo

Kabar Duka, Tameng Hidup Presiden Era Jokowi Marsda TNI Wahyu Hidayat Meninggal Dunia

Viral Bocah 5 Tahun Dirantai Setiap Hari, Ditinggal Ortu Kerja Hanya Diberi Segelas Kopi

Hasil Babak I Skor 0-3 PSIS Semarang vs PSS Sleman, Tocantins Masih Punya 45 Menit Lagi

Sementara satu lainnya yang bernama Nur Syarifudin semula mengalami luka berat dan dalam kondisi kritis, kini meninggal dunia.

Warga setempat, Abdul Wahab Setiawan, mengatakan, dirinya mendengar suara benturan keras dari arah rel sebelum mengetahui ada kecelakaan.

"Awalnya kami dengar suara keras sekali. Warga keluar rumah dan ternyata mobil sudah nyemplung di kolam dekat rel.

Dua korban sudah di luar mobil," ujarnya kepada wartawan di lokasi.

Abdul menjelaskan, perlintasan tempat kejadian merupakan jalur aktif tanpa palang pintu yang kerap dilalui kendaraan warga antar-desa.

Ia berharap pemerintah segera membangun palang pintu atau underpass di lokasi tersebut.

"Sudah beberapa kali kejadian di sini. Harapannya segera dibuat palang pintu karena ini jalan kabupaten dan ramai dilalui," katanya.

Priyanto membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menyebut, mobil operasional MBG yang tertabrak merupakan kendaraan dinas milik penyedia layanan program makan bergizi untuk sekolah di wilayah setempat.

"Benar, kendaraan itu merupakan mobil operasional MBG. Di dalamnya terdapat dua orang. Satu meninggal dunia di tempat, dan satu dibawa ke RS Palang Biru Kutoarjo," jelas AKP Tulus.

Benturan keras membuat mobil terpental sekitar 10 meter dan tercebur ke genangan air di bawah jalur rel. Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyebut seluruh awak dan penumpang KA 75 Mataram dalam kondisi selamat.

Setelah insiden, kereta sempat berhenti di Stasiun Kutoarjo untuk pengecekan rangkaian dan penggantian lokomotif sebelum melanjutkan perjalanan pada pukul 12.38 WIB.

"KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang yang terdampak dan mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati, disiplin, serta mematuhi rambu-rambu di perlintasan sebidang," kata Feni dalam keterangan tertulis.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved