Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Cilacap

Awan Gelap Kembali di Langit Cilacap, Potensi Hujan Lebat Mengintai Seharian

Berdasarkan laporan resmi Pusdalops BPBD Cilacap, hujan ringan turun merata di sejumlah wilayah dan diperkirakan akan meningkat

Tayang:
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG/Rayka Diah Setianingrum
HUJAN DERAS - Pengendara motor melintas di bawah guyuran hujan deras, Jumat (24/10/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Langit Cilacap mulai tertutup awan kelabu sejak Jumat (24/10/2025) siang.


Berdasarkan laporan resmi Pusdalops BPBD Cilacap, hujan ringan turun merata di sejumlah wilayah dan diperkirakan akan meningkat intensitasnya menjadi hujan sedang hingga lebat pada sore hingga malam hari.


"Cuaca hari ini didominasi hujan sedang hingga lebat dengan kecepatan angin mencapai 30 kilometer per jam, kami imbau masyarakat tetap waspada," kata Kabid Kedaduratan dan Logistik BPBD Cilacap, Budi Setyawan.


Pihaknya meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, pohon tumbang, maupun tanah longsor.


Menurut data prakiraan cuaca dari BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, arah angin bergerak dari Barat menuju Utara dan suhu udara berkisar antara 26 hingga 33 derajat celcius.


Potensi gelombang laut juga patut diwaspadai khususnya nelayan dan pelaku pelayaran di perairan Cilacap karena tinggi gelombang diperkirakan mencapai 2,5 meter.


Wilayah Pantai Selatan Cilacap yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia memiliki risiko tinggi terhadap ancaman cuaca ekstrem dan gelombang tinggi.


Pemantauan BPBD mencatat kondisi cuaca di wilayah Cilacap tidak merata karena Kroya dilaporkan hujan deras, Sidareja hujan ringan, Cilacap Kota berawan, sedangkan Majenang masih cerah.


"Kami terus memantau 24 kecamatan dan 269 desa melalui sistem komunikasi radio VHF dan jaringan informasi kebencanaan lainnya," kata Budi.


Pusdalops BPBD Cilacap juga telah menyiagakan personel dan relawan di empat UPTD yaitu Kroya, Majenang, Sidareja, dan Cilacap untuk mempercepat respons jika terjadi keadaan darurat.

 

"Kewaspadaan bersama adalah kunci, jangan berteduh di bawah pohon besar saat hujan disertai angin, dan jauhi aliran sungai jika debit air mulai meningkat," tegasnya.


BPBD juga mengajak warga membersihkan drainase lingkungan sebagai langkah mitigasi sederhana untuk mencegah banjir genangan.


Hingga siang ini, pihaknya memastikan belum ada laporan kejadian bencana baru maupun peringatan dini khusus dari BMKG. (ray) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved