Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kebumen Berdaya

Tim BGN Bertemu Bupati Kebumen, Cek Kesiapan SPPG

Tim dari Badan Gizi Nasional (BGN) bertemu dengan Bupati Kebumen, Lilis Nuryani untuk melihat kesiapan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG/Agus Iswadi
KUNJUNGAN - Bupati Kebumen, Lilis Nuryani berbincang dengan tim dari Badan Gizi Nasional (BGN) di ruang kerjanya, Senin (17/11/2025). 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Tim dari Badan Gizi Nasional (BGN) bertemu dengan Bupati Kebumen, Lilis Nuryani untuk melihat kesiapan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibangun oleh pemerintah.

Dalam pertemuan itu Bupati Lilis didamping oleh Kepala Dinkes PPKB Kebumen, Iwan Danardono, Kepala Distapang Kebumen, Teguh Yuliono dan Plt Disdikpora, Agus Sunaryo di ruang kerjanya pada Senin (17/11/2025).

Baca juga: 92 Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Kebumen Sudah Kantongi SLHS

Kepala Dinkes PPKB Kebumen, Iwan Danardono menyampaikan, SPPG yang ada di wilayah Kecamatan Alian menjadi dapur percontohan yang dibangun oleh pemerintah pusat.

"Mereka ingin melihat kesiapannya," katanya kepada Tribunjateng.com usai pertemuan itu.

Pemda menyambut baik adanya dapur dalam untuk menyalurkan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.

Pasalnya dapur tersebut dibangun sesuai standar. Tidak hanya soal bangunan saja tapi juga sumber air hingga manajemen bahan makanannya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kebumen, Lilis Nuryani berupaya supaya bahan pangan lokal dapat terserap dalam program MBG.

Lilis berharap nantinya pemda dapat mengetahui menu yang disajikan SPPG selama satu bulan kedepan.

Dengan begitu terang, Kepala Distapang Kebumen, Teguh Yuliono, pihaknya dan petani lokal akan mengetahui bahan baku yang dibutuhkan dapur selama 1 bulan kedepan.

Baca juga: Polres Kebumen Mulai Operasi Zebra 2025, 95 Persen Penindakan via ETLE

Dia berharap peluang itu nantinya dapat dimanfaatkan petani lokal sehingga hasil panennya dapat diserap dalam program MBG.

Teguh menerangkan, memang sudah ada beberapa bahan lokal yang masuk dalam program MBG meskipun jumlahnya belum banyak seperti buah dan sayur.

"Kita berharap adanya MBG, petani Kebumen bisa menyiapkan pasokan bahan baku dan meningkatkan penghasilannya," ungkapnya. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved