Tribun Jateng Hari Ini
Dua Raja Solo pun Berpelukan saat Bertemu untuk Salat Jumat
Saat pertemuan itu, mereka tampak hanya melakukan obrolan ringan. Saat hendak pulang, mereka pun saling melambaikan tangan.
Penulis: Ardianti WS | Editor: Vito
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - PB XIV Purboyo dan Pakubuwono XIV Hangabehi tampak berpelukan saat bertemu untuk menunaikan salat Jumat di Masjid Agung Solo, Jumat (5/12).
Keduanya pun tampak akrab berbincang ringan dan saling menyapa. Purbaya dan Hangabehi saling tersenyum dan saling berjabat tangan.
Purboyo yang mengenakan kemeja batik lengan panjang menghampiri kakaknya, Hangabehi. Hangabehi mengenakan kemeja putih lengan pendek. Keduanya sama-sama mengenakan blangkon batik.
Saat pertemuan itu, mereka tampak hanya melakukan obrolan ringan. Saat hendak pulang, mereka pun saling melambaikan tangan.
Purboyo mengaku memang jarang bertemu dengan kakaknya tersebut. Sebab, ia saat ini masih berkuliah untuk menempuh pendidikan magister di UGM, sedangkan kakaknya berdomisili di Solo.
“Saya kan saya masih semester satu. Kalau kuliah saya tinggal, saya bisa kena drop out,” ujarnya.
Kebetulan ia berujar, setiap Jumat melaksanakan Jumatan di Masjid Agung Solo, sehingga bisa bertemu dengan kakaknya. Ia pun menganggap pertemuan itu biasa saja.
“Kakak saya nggak gimana-gimana. Saya juga biasa aja. Ya biasa saling sapa. Dia kan di Solo, saya di Yogya, jarang ketemu, saya kuliah,” ucapnya.
Berkait dengan undangan soal pertemuan dengan KGPAA Tedjowulan dan kakaknya pada 28 November 2025 lalu yang tidak dipenuhi, Purboyo mengaku tidak tahu dan merasa tidak mendapat undangan itu.
Ia berujar, saat itu dirinya tengah berada di Yogyakarta untuk berkuliah. "Saya tidak tahu soal undangan dari Tedjowulan. Saya kuliah di Yogya, saya tidak bisa di Solo kemarin. Bagi waktu," bebernya.
Diketahui, Purboyo tidak hadir dalam pertemuan dengan kakaknya, Hangabehi, dan Maha Menteri Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Tedjowulan, di Loji Gandrung, Solo, pada 28 November 2025.
Pertemuan itu diinisiasi Tedjowulan sebagai pelaksana fungsi ad interim Raja/Sunan di Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Diketahui, Lembaga Dewan Adat (LDA) menobatkan KGPH Hangabehi menjadi Pakubuwono XIV penerus tahta Keraton Solo pada Kamis (13/11) lalu, di Sasana Handrawina.
Sementara, Putra Paku Buwono XIIII, KGPAA Hamangkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram alias Purboyo telah membacakan ikrar sebagai Raja Keraton Surakarta Paku Buwono XIV.
Pembacaan ikrar itu ia lakukan di depan jenazah sang ayah, Paku Buwono XIII sebelum diberangkatkan meninggalkan Keraton Surakarta. Dalam acara itu, Purboyo mengucapkan ikrar kesetiaan dan kesanggupan untuk meneruskan tahta Raja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251205_PB-XIV-Purbaya-dan-Pakubuwono-XIV-Hangabehi-Berpelukan-di-Masjid-Agung-Solo_1.jpg)