Berita Jateng
Mahasiswa Asal Aceh Sangat Diringinkan Atas Bantuan Logistik dari Pemprov Jateng
Mahasiswa asal Aceh di asrama Banjarsari Kota Semarang terima bantuan makanan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Mahasiswa asal Aceh di asrama Banjarsari Kota Semarang terima bantuan makanan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Bantuan itu didrop oleh Pemprov Jawa Tengah, usai Gubernur Ahmad Luthfi berkunjung ke asrama. Gubernur silaturahmi dan berdialog dengan para mahasiswa asal Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Di depan orang nomor satu di Jawa Tengah itu, para mahasiswa ngudha rasa alias curhat. Beberapa nampak menangis tatkala menceritakan kabar kondisi yang dialami keluarganya di seberang sana.
Ada pula yang bingung biaya memenuhi kebutuhan sehari-hari dan bayar kuliah, sedangkan kondisi keluarga di Aceh masih tak jelas.
Mendengar itu, Ahmad Luthfi langsung angkat bicara. Ia menginstruksikan jajarannya agar segera mengirim bantuan logistik untuk para mahasiswa. Tak hanya itu, Gubernur juga membantu membayar kos tiga bulan ke depan dan biaya kuliah.
Di sudut ruangan nampak timbunan berkarung-karung beras, dus makanan, minuman, minyak goreng, gula, dan mi instan. Bertumpuk-tumpuk jumlahnya.
Beberapa mahasiswa nampak sibuk mengepak barang-barang tersebut. Mereka bahu membahu memasukkan satu persatu bahan-bahan itu ke dalam kantong plastik.
Mahasiswa Undip Asal Aceh, Dwi P mengatakan kehadiran Gubernur Ahmad Luthfi menyalurkan bantuan logistik untuk meringankan beban mahasiswa. Bencana banjir membuat orang tidak dapat mengirim uang bulanan.
“Daerah saya sangat dekat dengan kejadian bencana. Di sana listrik padam, BBM langka, dan tidak ada sinyal. Jadi komunikasi dengan orang tua sangat susah, termasuk kiriman uang bulanan terhambat,” tuturnya, Kamis (11/12/2025).
Dwi merasa haru dengan kehadiran Gubernur Ahmad Luthfi di asrama mahasiswa Aceh tersebut.
“Rasanya senang banget karena Pak Luthfi memberikan perhatian kepada kami. Beliau bilang siap jadi ayah kami. Dan, kami merasa Jawa Tengah seperti rumah sendiri,” ujarnya.
Ketua Ikatan Pelajar Aceh Semarang, Muhammad Haekal Halifah, mengungkapkan, ada 140 mahasiswa asal Aceh yang di Semarang.
Saat ini dia dan teman-temannya masih terus melakukan pendataan.
“Kemungkinan akan bertambah, karena kami masih masif melakukan pendataan,” ujarnya.
Menurutnya, Jawa Tengah, terutama Semarang, menjadi salah satu daerah tujuan orang Aceh untuk menempuh pendidikan.
| Sudah ada 825 Pendaftar, Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka |
|
|---|
| Ahmad Luthfi Blusukan ke Pasar Wage Purwokerto, Siapkan Revitalisasi |
|
|---|
| Semangat, Keseruan, dan Antusiasme Purwokerto Half Marathon 2026 |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Jateng Minggu 17 Mei 2026: Pantura hingga Lereng Merapi Diprediksi Diguyur Hujan |
|
|---|
| 6.271 Koperasi Merah Putih di Jateng Beroperasi, 2.769 Gedung Telah Terbangun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20251212_jateng.jpg)