Senin, 25 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Natal dan Tahun Baru

Warga Tak Perlu Khawatir, Ini Upaya Para OPD Salatiga Hadapi Nataru

Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga memastikan kesiapan penuh dalam menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. 

Tayang:
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Reza Gustav Pradana
KONFERENSI PERS - Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin dan para kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga menyampaikan keterangan kepada awak media saat konferensi pers di Gedung Papak, Kantor Wali Kota Salatiga, Rabu (17/12/2025). Konferensi pers tersebut membahas kesiapan Pemkot Salatiga dalam pengamanan, layanan kesehatan, rekayasa lalu lintas, serta stabilitas pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA — Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga memastikan kesiapan penuh dalam menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. 

Hal itu ditegaskan oleh Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin  dan para kepala dinas terkait di Gedung Papak, Kantor Wali Kota Salatiga, Rabu (17/12/2025).

Para pejabat memaparkan kesiapan lintas sektor yang meliputi pengamanan wilayah, rekayasa lalu lintas, kesiapsiagaan layanan kesehatan, hingga jaminan stabilitas pasokan pangan.

Baca juga: Gempa Terkini Rabu 17 Desember 2025 Sore Ini, Baru Terjadi, Info Lengkap BMKG Klik di Sini

Baca juga: Gubernur Ahmad Luthfi Dukung Pembukaan Rute Baru Lion Group dari Jawa Tengah

Robby menekankan bahwa keberhasilan pengamanan Nataru tidak hanya bergantung pada kesiapan personel, tetapi juga pada soliditas kolaborasi antiorganisasi perangkat daerah (OPD) dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

“OPD-OPD saya imbau untuk berkolaborasi satu dengan yang lain, terutama dengan Diskominfo, agar informasi yang disampaikan ke masyarakat benar-benar jelas. 

Apa yang pemerintah lakukan, pelayanan-pelayanan yang tersedia, harus bisa diketahui dan dirasakan masyarakat,” kata Robby.

Dia mencontohkan kesiapsiagaan layanan darurat yang telah disiapkan pemerintah daerah, seperti dua unit ambulans reaksi cepat milik Dinas Kesehatan serta armada pemadam kebakaran yang siaga 24 jam. 

Menurut dia, fasilitas tersebut tidak akan optimal jika masyarakat tidak mengetahui jalur dan mekanisme pelaporan.

“Apa artinya jika masyarakat tidak tahu, misalnya saat terjadi kebakaran harus melapor ke mana,” tegas dia.

Dalam aspek keamanan wilayah, Robby menjelaskan bahwa Badan Kesbangpol bersama Forkopimda akan melakukan pemantauan kondusivitas pada puncak perayaan Natal, 24 Desember 2025. 

Pemantauan difokuskan pada lima titik utama, yakni Gereja Katolik St Paulus Miki, Gereja Bethany, kawasan Pasar Rejosari, Pos Pelayanan Tamansari, serta Pos Terpadu Exit Tol Tingkir.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas dan potensi kecelakaan, Dinas Perhubungan Kota Salatiga menyiapkan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL). 

Kepala Dishub Kota Salatiga, Guntur Junanto, mengimbau kendaraan berat untuk melintas melalui Jalan Lingkar Salatiga (JLS). 

Selain itu, 20 titik APILL ber-ATCS dioptimalkan guna memantau arus kendaraan secara real time.

Dari sisi kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga, dr Prasit menyampaikan bahwa Posko Kesehatan terintegrasi bersama Polres Salatiga akan beroperasi mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. 

Posko tersebut tersebar di lima lokasi strategis dan didukung Call Center PSC 119 SMES yang aktif 24 jam, serta 141 tenaga medis dari rumah sakit dan puskesmas.

Pengamanan selama Nataru juga diperkuat dengan pengerahan 107 personel gabungan Satpol PP, TNI, dan Polri, serta 30 anggota Linmas. 

Fokus pengamanan mencakup ibadah Natal, malam pergantian tahun, dan objek-objek vital. 

Di sisi kebencanaan, BPBD Salatiga menetapkan status siaga penuh hingga 15 Januari 2026.

Tak kalah penting, stabilitas pangan turut menjadi perhatian. 

Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga, Agung Pitoyo memastikan ketersediaan bahan pokok dalam kondisi aman dengan cadangan pangan setara 45,223 ton beras. 

Pemerintah juga menyiapkan langkah operasi pasar apabila dibutuhkan, serta berkoordinasi dengan Pertamina untuk menjamin pasokan BBM dan LPG 3 kilogram tetap lancar.

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menambahkan bahwa kesiapan menyeluruh dan peran aktif masyarakat selama masa Nataru sangatlah penting.

“Kesiapan OPD harus bisa berkolaborasi dengan baik agar tidak muncul masalah yang tidak kita inginkan. 

Segala sesuatunya harus benar-benar dipersiapkan,” ujar Nina.

Dia juga mengajak masyarakat Salatiga untuk menjaga toleransi dan kebersihan fasilitas umum selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

 “Mudah-mudahan masyarakat bisa saling toleran dan ikut menjaga kebersihan lingkungan,” pungkas Nina. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved