Sabtu, 23 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

BPSDMD Jateng Raih Peringkat II Badan Publik Informatif 2025

Komitmen Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan transparan.

Tayang:
IST/dok BPSDMD Provinsi Jawa Tengah
PENGHARGAAN - Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menyerahkan penghargaan sebagai Badan Publik Informatif Peringkat II untuk kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jawa Tengah kepada Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Uswatun Hasanah, Senin (16/12/2025).  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Komitmen Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan kembali membuahkan hasil.

Pada Malam Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025, BPSDMD Provinsi Jawa Tengah berhasil meraih penghargaan sebagai Badan Publik Informatif Peringkat II untuk kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jawa Tengah.

Baca juga: "Tidak Apa" Respons Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Soal Beberapa Kabupaten Deadlock Bahas Upah

Penghargaan tersebut diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi kepada Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Uswatun Hasanah, Senin (16/12/2025). 

Uswatun mengatakan, capaian ini menjadi pengakuan atas upaya berkelanjutan BPSDMD Provinsi Jawa Tengah dalam membuka akses informasi publik secara luas, akurat, dan mudah dijangkau masyarakat. 

"Transparansi tersebut dinilai sejalan dengan semangat reformasi birokrasi serta penguatan kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah daerah," ungkapnya, Senin (22/12/2025). 

Baca juga: Luthfi Pastikan Tanggung Seluruh Proses Pemulangan Korban Kecelakaan Bus di Exit Tol Krapyak

Melalui momentum penghargaan ini, pihaknya menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kualitas layanan publik, meningkatkan literasi keterbukaan informasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi. 

Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Penghargaan ini tidak hanya menjadi prestasi institusional, tetapi juga amanah untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang profesional, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Jawa Tengah," ucapnya. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved