Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang

4 Warga Klaten Korban Tewas Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Ini Daftarnya

Total ada empat tewas dalam kecelakaan bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang pada Senin (22/12/2025) dini hari adalah warga Klaten.

Tayang:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/budi susanto
RUSAK BERAT - Kondisi bus PO Cahaya Trans yang mengalami kecelakaan di Tol Trans Jawa, tepatnya di Simpang Susun Krapyak, Senin (22/12/2025). Unit bus tersebut diletakkan di Gerbang Tol Muktiharjo Kota Semarang. 

Ringkasan Berita:
  • Total ada empat warga Klaten menjadi korban tewas dalam kecelakaan bus pada Senin (22/12/2025) dini hari di Tol Krapyak Semarang.
  • Srihono warga Desa Pundungan, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten merupakan salah satu korban tewas dalam kecelakaan bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang, Senin (22/12/2025).
  • Srihono kesehariannya bertugas sebagai seorang linmas di desa tersebut.

 

TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - Total ada empat dari 16 korban tewas dalam kecelakaan bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang pada Senin (22/12/2025) dini hari adalah warga Kabupaten Klaten.

Mereka seluruhnya merupakan penumpang bus Cahaya Trans. 

Adapun keempat korban tersebut adalah.

  • Sadimin (57) warga Bantengan RT 01 RW 14, Kelurahan Melikan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten
  • Srihono (53) warga Gatak RT 03 RW 03, Desa Pundungan, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten
  • Listiana (44) warga Dosaran RT 18 RW 05, Desa Kalikebo, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten
  • Yanto (47) warga Dosaran RT 18 RW 05, Desa Kalikebo, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten

Baca juga: Sosok Srihono Korban Tewas Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang: Linmas Desa Pundungan

Bapak dan Anak Dimakamkan Satu Liang di Boyolali, Korban Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang

Ayah Kenang Putri Sebelum Tewas Ditabrak Mobil WNA di Semarang: Dia Sempat Rapikan Berkas

Sempat Tak Percaya Kabar Duka

Suasana Desa Pundungan, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten mendadak hening begitu mendengar kabar duka.

Bahkan Kades Pundungan, Danang Setiawan sempat tidak percaya jika salah satu warganya merupakan korban tewas dalam kecelakaan maut bus Cahaya Trans.

Bus tersebut mengalami kecelakaan di Tol Krapyak Semarang pada Senin (22/12/2025) dini hari arah menuju Yogyakarta.

Karena tak percaya, Danang bahkan sempat mengecek langsung ke rumah korban.

Ternyata benar adanya, rumah itu kosong karena beberapa hari terakhir ditinggal penghuninya.

Setelah dinyatakan seluruh informasi benar, Danang lantas menginformasikan kepada warga setempat untuk membantu segala persiapan penyambutan jenazah hingga pemakaman korban.

Sosok korban tewas asal Desa Pundungan yang dimaksud Danang itu adalah Srihono. 

Srihono yang kini berusia 53 itu dikenal sebagai anggota Linmas Desa Pundungan, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten.

Dia menjadi salah satu korban meninggal dalam kecelakaan bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang pada Senin (22/12/2025) dini hari.

“Beliau petugas Linmas,” ujar Kepala Desa Pundungan, Danang Setiawan seperti dilansir dari TribunSolo.com, Senin (22/12/2025).

Selain bertugas sebagai Linmas, Srihono dikenal memiliki pribadi yang baik dan ringan tangan.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved