Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tahun Baru

Pergantian Tahun di Cilacap Tidak Akan Diramaikan Pesta Kembang Api

Malam pergantian tahun di Cilacap akan berlangsung tanpa gemerlap kembang api, namun penuh doa dan empati bagi sesama.

TRIBUN JATENG/RAYKA DIAH SETIANINGRUM
NOBAR - Videotron Alun-alun Cilacap. Pemkab menggelar nonton bareng (nobar) Arab Saudi Vs Indonesia di Alun-alun Cilacap pada Kamis (9/10/2025) dini hari. 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Malam pergantian tahun di Cilacap akan berlangsung tanpa gemerlap kembang api, namun penuh doa dan empati bagi sesama.

Pemerintah Kabupaten Cilacap memastikan perayaan Tahun Baru 2026 digelar secara sederhana sebagai bentuk solidaritas terhadap korban bencana alam yang masih melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Kebijakan tersebut diambil menyusul kondisi nasional yang masih diliputi keprihatinan akibat bencana alam, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Baca juga: Kebaikan Tak Pernah Dipenjara: Tahanan Narkotika dan Pembunuhan Lapas Kedungpane Jadi Sinterklas

Baca juga: Remaja Semarang Anggota Pagar Nusa Tewas Diduga Dikeroyok di Mranggen Demak Usai Kopdar

Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Sadmoko Danardono, mengatakan Pemkab Cilacap secara resmi meniadakan pesta kembang api saat malam pergantian tahun.

“Pemkab Cilacap memastikan tidak ada pesta kembang api pada malam tahun baru, sebagai bentuk empati dan keprihatinan terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam,” ujar Sadmoko Danardono, Sabtu (27/12/2025).

Sebagai gantinya, rangkaian kegiatan malam tahun baru akan diisi dengan pengajian dan doa bersama yang dipusatkan di Alun-alun Cilacap.

Selain doa bersama, masyarakat juga dapat mengikuti malam amal serta hiburan musik sederhana yang tetap mengedepankan nilai kebersamaan.

Menurut Sadmoko, konsep perayaan ini sekaligus menjadi komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesederhanaan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah.

“Kami mengajak masyarakat menyambut tahun baru dengan doa, refleksi, serta kegiatan yang positif dan tertib,” katanya.

Pihaknya berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung kebijakan tersebut dan menjadikan momentum pergantian tahun sebagai ajang memperkuat solidaritas sosial. (ray)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved