Tribunjateng Hari Ini
Truk Bermuatan Keramik 38 Ton Seruduk Tugu dan Ruko di Kertek Wonosobo
Truk tronton bermuatan keramik diduga mengalami rem blong dan memicu kecelakaan di Simpang Empat Kertek, Wonosobo.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Truk tronton bermuatan keramik diduga mengalami rem blong dan memicu kecelakaan di Simpang Empat Kertek, Kabupaten Wonosobo, Sabtu (27/12/2025) pagi.
Truk tersebut menabrak tugu di tengah persimpangan sebelum akhirnya menghantam deretan ruko di sisi barat kawasan tersebut.
Tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Namun, lima orang dilaporkan mengalami luka-luka.
Peristiwa ini terekam kamera CCTV yang terpasang di Simpang Empat Pasar Kertek dan beredar di sosial media.
Dalam rekaman yang beredar terlihat kondisi lalu lintas pagi hari yang belum terlalu ramai.
Beberapa kendaraan melintas seperti biasa, hingga sebuah truk tronton tiba-tiba melaju dengan kencang.
Truk tersebut menghantam tugu di tengah persimpangan, lalu terus meluncur ke sisi kanan jalur penyelamat dan menabrak deretan ruko di sebelah selatan barat.
Baca juga: Liza Kecele saat Lihat Pintu Museum Keraton Solo Tergembok
Akibat benturan keras itu, muatan keramik yang diangkut truk tumpah dan berserakan di sebagian badan jalan.
Sejumlah pedagang dan warga sekitar langsung mendatangi lokasi kejadian.
Saksi mata
Seorang pedagang bernama Kumpul, yang saat kejadian di sekitar lokasi, menuturkan detik-detik kejadian yang dilihatnya.
“Truk melaju kencang, nabrak tugu, terdengar suara hantaran dan tiba tiba mati lampu,” ujar Kumpul kepada Tribun Jateng, Sabtu pagi.
Kumpul juga menyebut, pemilik warung wedang yang menjadi lokasi tertabrak mengalami syok, namun dalam kondisi selamat.
"Pemilik warung keluar, dengan muka pucat," sebutnya.
Kecelakaan Truk di Pasar Kertek Wonosobo
Kecelakaan Kertek Wonosobo
Simpang Pasar Kertek
Tribunjateng.com
Muh Radlis
| Sopir Bus Rombongan SMPN Brangsong Kendal Kaget lalu Banting Setir |
|
|---|
| Feri Sebut Kecelakaan SMPN 2 Brangsong sebagai Force Majeure |
|
|---|
| KPK Limpahkan Dua Berkas Perkara Sudewo ke Tahap Penuntutan |
|
|---|
| Tertangkap, Pembakar Mobil Ngaku Dendam pada Kades Hoho |
|
|---|
| Rahim Nilai Fasilitas Keselamatan Tak Memadai, PT KAI Tutup Perlintasan Plumbon yang Tak Ada Palang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Minggu-28-Desember-2025.jpg)