Berita Pati
Banjir dan Longsor Pati Meluas: 91 Desa di 19 Kecamatan Terdampak
BPBD Kabupaten Pati mencatat sebanyak 91 desa yang tersebar di 19 kecamatan terdampak oleh cuaca ekstrem.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, PATI – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pati sejak Jumat, 9 Januari 2026, telah memicu rentetan bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor.
Hingga Selasa malam, 13 Januari 2026 pukul 20.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati mencatat sebanyak 91 desa yang tersebar di 19 kecamatan terdampak oleh cuaca ekstrem ini.
Banjir luapan sungai, terutama Sungai Silugonggo, menjadi penyebab utama tergenangnya permukiman dan lahan pertanian di berbagai titik.
Baca juga: Ratusan Rumah Warga Banjarsari Pati Kebanjiran, Suparni: Air Bertambah Terus Saat Hujan
Di Kecamatan Pati, Desa Dengkek melaporkan ketinggian air mencapai 80 cm di beberapa titik , sementara Desa Sidoharjo sempat diterjang banjir bandang yang merendam rumah warga serta fasilitas pendidikan.
Kerugian material juga mulai membengkak, salah satunya di Desa Mustokoharjo di mana sektor perikanan lele mengalami kerugian hingga Rp60 juta.
Wilayah dengan dampak cukup parah terlihat di Kecamatan Juwana dan Jakenan. Di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, sebanyak 311 rumah terendam dengan ketinggian air di dalam rumah mencapai 5 hingga 90 sentimeter. Sementara itu, di Desa Kedungmulyo, Kecamatan Jakenan, terdapat 156 rumah yang terdampak banjir, bahkan sebagian warga mulai terisolasi.
Tidak hanya permukiman, sektor pertanian juga mengalami kerugian besar. Di Desa Kertomulyo, Kecamatan Trangkil, jebolnya tanggul Kali Gholan mengakibatkan sekitar 15 hektare tambak terendam, memaksa petani melakukan panen dini dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Selain banjir, musibah tanah longsor juga mengancam keselamatan warga di wilayah perbukitan. Di Kecamatan Margorejo, tanah amblas sepanjang 50 meter memutus aktivitas warga di Desa Bumirejo dengan estimasi kerugian mencapai Rp100 juta. Longsor juga dilaporkan merusak infrastruktur jalan di Desa Lumbungmas, Kecamatan Pucakwangi, dengan kedalaman longsor mencapai 25 meter.
Berdasarkan data terbaru dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Pati, berikut adalah rincian 19 kecamatan beserta jumlah desa yang terdampak.
1. Kecamatan Pati (14 Desa)
2. Kecamatan Dukuhseti (10 Desa)
3. Kecamatan Juwana (10 Desa)
4. Kecamatan Jakenan (9 Desa)
5. Kecamatan Gabus (7 Desa)
6. Kecamatan Wedarijaksa (5 Desa)
| Kronologi Ahmad Husein Pendukung Sudewo, Dianiaya Orang Tak Dikenal saat Membeli Sate di Pati |
|
|---|
| Ngadiono, Warga Pati Korban Kebakaran Bus ALS Dievakuasi Pakai Helikopter ke RS Bhayangkara |
|
|---|
| Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Investasi Sapi di Sukolilo Pati, Korban Rugi Ratusan Juta Rupiah |
|
|---|
| Warga 3 Desa di Batangan Pati Kompak Tolak Parkir di Belakang Pabrik Sepatu |
|
|---|
| PPPK Paruh Waktu di Pati Bergaji Rp 500 Ribu Perbulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260113_BANJIR-MELUAS.jpg)