Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribun Jateng Hari Ini

Warga Berlarian Selamatkan Diri saat Portal Air Kali Waridin Kendal Jebol

Saat portal jebol, warga langsung berlarian menyelamatkan diri. Di dalam rumah, warga yang masih bertahan pun langsung berhamburan keluar. 

Tayang:
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: Vito
TRIBUN JATENG/Agus Salim Irsyadullah
TERJANG BANJIR - Warga menerjang banjir di Desa Kumupulrejo Kecamatan Kaliwungu Kendal, Jumat (16/1/2026). Selain ada tanggul yang jebol di Kali Waridin, banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur semalam. 

TRIBUNJATENG, KENDAL - Solikin belum tertidur saat waktu menunjukkan pukul 22.00, Kamis (15/1). Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kendal sejak pukul 17.00, membuat Solikin gelisah.

Rumahnya yang berada persis di sebelah timur tanggul Kali Waridin tak pernah lepas dari ancaman bencana.

Selang 5 jam kemudian, Solikin bersama warga lain keluar rumah. Mereka berkumpul di depan tanggul untuk mengecek debit air Kali Waridin.

Merasa tak ada tanda-tanda penurunan intensitas hujan, warga langsung menutup portal pintu air yang berada tepat di samping jembatan yang menghubungkan antara Desa Kebonadem di Kecamatan Brangsong dengan Desa Kumpulrejo di Kecamatan Kaliwungu.

Portal itu digunakan sebagai langkah antisipasi jikalau debit air Kali Waridin meningkat. 

Solikin sepintas merasakan debit air semakin naik, ia bersama warga pun langsung menggunakan karung berisi pasir sebagai penahan di dekat portal.

"(Portal air-Red) jembatan ini tidak hanya saja saja, yang di sebelah utara ada, tapi yang di sana sudah dipasang portal sama warga lain," katanya, ditemui di depan rumahnya, RT 01 RW 02 Desa Kumpulrejo, Kaliwungu, Jumat (16/1).

Setelah karung pasir penahan terpasang, sekitar tujuh orang ikut menahan portal sepanjang 5 meter agar air tak meluap. Sayang, dahsyatnya air bah Kali Waridin tak mampu ditahan. 

Portal jebol. Warga langsung berlarian menyelamatkan diri. Di dalam rumah, warga yang masih bertahan pun langsung berhamburan keluar. 

Dahsyatnya terjangan air bah langsung menjebol tembok rumah milik Solikin, serta merusak satu kios yang berada di samping rumah Solikin.

"Alhamdulillah, (Orang-Red) di rumah saya waktu itu sudah langsung mengungsi ke tetangga sebelum portal jebol," paparnya.

Selain itu, ada satu warga yang mengalami luka serius akibat terkena bebatuan besar. "Ada warga yang ngangkat batu, terus kena banjir dan terluka kakinya. Sempat dibawa ke Puskesmas Kaliwungu tapi tidak sanggup, dan dibawa ke tempat lain," jelasnya.

Solikin menuturkan, rumahnya terendam banjir setinggi dada orang dewasa. Malam itu, menjadi malam yang panjang bagi Solikin dan warga terdampak banjir.

Ia berharap Pemkab Kendal segera memperbaiki rumahnya yang jebol terkena air bah. "Semoga ada bantuan untuk perbaikan rumah dan warung yang ikut rusak ini," tuturnya.

Seorang warga, Dion, terpaksa menuntun motornya yang mogok saat menerjang banjir di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved