Berita Blora
Kondisi Jembatan di Desa Ngilen Blora Dikeluhkan, Warga Berharap Bisa Segera Dibangun
Jembatan di Desa Ngilen, Kecamatan Kunduran, yang masuk ruas jalan Kunduran - Doplang, kondisinya cukup memprihatinka
Penulis: M Iqbal Shukri | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Jembatan di Desa Ngilen, Kecamatan Kunduran, yang masuk ruas jalan Kunduran - Doplang, kondisinya cukup memprihatinkan.
Pembatas jembatan yang kondisinya sudah mulai banyak kropos cukup membahayakan pengendara.
Ditambah, kondisi jembatan yang hanya bisa dilalui satu mobil, tidak bisa dibuat simpangan tersebut menjadi keluhan warga.
Pengendara motor harus berhenti di ujung jembatan, jika ada mobil atau truk yang akan melintas. Begitu juga sebaliknya.
Baca juga: PAD Rp1,2 Miliar di Blora Hasil Sumbangan Sektor Parkir, Banyak Tempat Usaha Jadi Pendongkrak
• Pengakuan Erika, Istri Polisi yang Relakan Fortunernya Ditabrak Truk Demi Lindungi Pengendara Lain
Salah seorang warga Desa Ngilen, Setyo (36), berharap jembatan bisa segera diperbaiki.
"Kondisinya ya begini perlu diperbaiki jembatannya. Kalau kita berdiri di area jembatan ini misal, itu ketika mobil lewat, rasanya itu bergetar, padahal cuma mobil, bukan truk," jelasnya, Sabtu (17/1/2026).
Oleh karena itu, Setyo bersama warga lainnya sangat mengharapkan agar jembatan tersebut diperbaiki dan diperlebar.
"Jadi perlu diperbaiki, karena buat simpangan itu juga susah. Hanya cukup satu mobil tidak bisa dibuat untuk simpangan."
"Apalagi yang lewat sini bukan cuma mobil saja. Belum lagi ada truk-truk bermuatan yang juga lewat sini. Harapannya diperbaiki, terus diperlebar," paparnya.
Ruas jalan Kunduran - Doplang itu merupakan jalan Kabupaten, sehingga perbaikan jembatan tersebut menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Blora.
Menanggapi hal itu, Plt Kepala DPUPR Kabupaten Blora, Nizamudin Al Huda, mengatakan untuk sementara baru dianggarkan terkait pemeliharaan jembatan.
"Sementara ini, kita penganggarannya baru di pemeliharaan jembatan. Mungkin kedepannya ya kita anggarkan untuk pembangunan jembatan baru," terangnya.
Lebih lanjut, Huda menyebut terkait kondisi jembatan itu, jika ada anggaran akan dibangunkan jembatan baru. Bukan memperbaiki jembatan yang lama.
Sebab, menurutnya jembatan tersebut merupakan aset dari Perhutani.
"Ya ruas jalan ini statusnya kabupaten, jadi kewenangan pemerintah kabupaten. Tetapi untuk aset jembatan ini kebetulan asetnya perhutani."
| Dijadwalkan Sejak April, Proyek Jalan Randublatung-Cepu Senilai Rp5,2 Miliar Belum Masuk Tender |
|
|---|
| Tebu yang Ditumpahkan di Depan Pabrik Gula GMM Todanan Blora saat Aksi Diduga Dipindahkan Sepihak |
|
|---|
| Dinas Pendidikan Blora Tegaskan Larangan Pungutan SPMB, Seragam Sekolah Tanggungjawab Orang Tua |
|
|---|
| Lima Keluarga di Blora Suka Rela Tolak Bantuan Pangan, Alasannya karena Ekonomi Membaik |
|
|---|
| Momen Haru di Pendopo Blora, Sekda Komang Terima SK Pensiun Setelah 31 Tahun Mengabdi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260117_blora1.jpg)