Berita Kebumen
Hasil Melaut Tak Cukup Bayar BBM, Nelayan Kebumen Terpaksa Banting Setir Jadi Petani
Nelayan asal Karangduwur Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen, Sadim (45) terpaksa berhenti melaut sementara waktu karena cuaca yang tidak mendukung.
Penulis: Raf | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Nelayan asal Karangduwur Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen, Sadim (45) terpaksa berhenti melaut sementara waktu karena cuaca yang tidak mendukung.
Laki-laki itu terakhir melaut untuk mencari keong pada Selasa (20/1/2026) kemarin.
Dari hasil melaut, dia mendapatkan keong 20 kg.
Baca juga: Muara Dangkal, Perahu Tertahan: Harapan Nelayan Batang Kembali Mengalir Usai Sungai Sambong Dikeruk
Menurutnya, hasil tangkapan dengan biaya operasional tidak sebanding.
Pasalnya 10 kg keong harganya Rp 10 ribu.
"Hasil kemarin itu buat bayar BBM saja tidak nutup," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (21/1/2026).
Dengan kondisi angin kencang dan gelombang tinggi, Sadim memutuskan untuk tidak melaut sementara waktu.
Sembari menunggu kondisi cuaca membaik digunakannya untuk bertani.
"Kedepannya nunggu cuaca baik dulu, kan bisa lihat lewat handphone, " terangnya.
Sementara itu kondisi cuaca ekstrim turut berdampak terhadap petambak udang asal Desa Tanggulangin Kecamatan Klirong.
Slamet Tri Wahyudi mengatakan, air di tambak cenderung dingin dengan kondisi seperti saat ini.
Menurutnya, kondisi ini berdampak terhadap pertumbuhan udang karena makannya menjadi lambat.
"Jadi mundur, biasanya panen 3 bulan jadi 4 bulan," ungkapnya sembari mengecek kondisi udang.
Dia menerangkan, usia undang di tambaknya kini baru menginjak 42 hari.
Sebelumnya dia menebar benih udang sebanyak 225 benih di satu kolam.
| Duduk Perkara Siti Histeris di Depan Polres Kebumen, Minta Barangnya Senilai Rp 250 Juta Ditemukan |
|
|---|
| Wanita Histeris Isi Bangunan Senilai Rp 250 Juta Lenyap Usai Dipasangi Garis Polisi di Kebumen |
|
|---|
| Menteri KKP: KNMP Harapannya 1-2 Bulan ke Depan Bisa Beroperasi |
|
|---|
| Ikuti Panen Raya Udang Vannamei di BUBK Kebumen, Prabowo: Proyek Produktif Harus Didukung |
|
|---|
| Menteri KKP Sebut BUBK Kebumen Sudah Capai Best Practice |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260121_Nelayan-Kebumen-di-Jawa-Tengah_1.jpg)