Tribunjateng Hari ini
Panen Raya Jadi Agenda Hari Pertama Chandra sebagai Plt Bupati Pati
Risma Ardhi Chandra, mengawali hari pertamanya setelah ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati Pati dengan panen raya.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Risma Ardhi Chandra, mengawali hari pertamanya setelah ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Bupati Pati dengan panen raya.
Kamis (22/1/2026) kemarin, Chandra menghadiri “Panen Raya dan Farmer Field Day Program 10 Ton Bisa” di Desa/Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati.
Sehari sebelumnya, Rabu (21/1/2026), Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menunjuk Chandra sebagai Plt Bupati, menindaklanjuti radiogram dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, sebagai pelaksana harian (Plh) Gubernur menyerahkan SK penunjukan Plt Bupati Pati kepada Risma Ardhi Chandra di Ruang Paringgitan Pendapa Kabupaten Pati, Rabu siang.
Penunjukan Chandra sebagai bupati dilakukan KPK menetapkan Bupati nonaktif Pati, Sudewo, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap calon perangkat desa, Selasa (20/1/2026).
Sehari sebelum itu, Senin (19/1/2026), Sudewo terjaring OTT KPK bersama sejumlah camat dan kepala desa.
Selain Chandra, kegiatan panen raya di Gabus juga dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati, kepala Dinas Kominfo, perwakilan DPRD, dan para petani di wilayah tersebut.
Lewat panen raya itu, petani di Desa Gabus berhasil mewujudkan program panen 10 ton per hektare.
Chandra mengatakan, hasil panen di Desa Gabus menunjukkan capaian yang melampaui target.
“Alhamdulillah, panen hari ini membuktikan bahwa Program 10 Ton Bisa ini memang sudah terbukti,” kata Chandra.
“Bahkan hasil panen hari ini lebih dari 10 ton per hektare,” sambungnya.
Chandra menambahkan, program yang digagas oleh Bupati nonaktif Pati, Sudewo, tersebut telah menunjukkan hasil serupa di sejumlah wilayah lain di Kabupaten Pati.
“Maka, saya mengajak seluruh masyarakat tani agar program ini bisa diaplikasikan seperti di Desa Gabus, supaya ekonomi masyarakat Pati, khususnya di sektor pertanian, dapat meningkat,” ucap dia.
Kegiatan panen tersebut difasilitasi oleh PT Global Nutri Agrinusa (GNA) melalui produk pupuk Suma.
Perwakilan PT GNA, Endah Sri Wahyuningati mengatakan, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan swasembada pangan, khususnya di Kabupaten Pati.
| Laga Kandang Terakhir Jadi Penentuan Nasib Persis Solo, Milo: Kami Harus Melampaui Batas |
|
|---|
| Polemik Retribusi Jalur Tembus Baturraden-Purbalingga Diproses Hukum, Priyono Hormati Proses Sidang |
|
|---|
| Terbiasa Menggembala Sejak Kecil, Suparno Tekuni Ternak Kambing, Panen saat Momen Iduladha |
|
|---|
| Kemenag Nonaktifkan Abi Jamroh dari Ponpes Al Anwar Mantingan Jepara |
|
|---|
| Siswa SD Asal Bergas Tewas Setelah Tertimpa Patung di Museum Ranggawarsita |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-jateng-Hari-Ini-Kamis-23-Januari-2026.jpg)