Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Harga Ikan

Harga Ikan di Cilacap Naik Drastis, Imbas Cuaca Buruk Nelayan Tak Melaut

Harga ikan laut di Cilacap Jawa Tengah naik signifikan pada Selasa (27/1/2026). Kenaikan itu terjadi karena nelayan tidak melaut.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Rayka Diah
SEPI - Suasana Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) tampak sepi akibat cuaca buruk yang membuat nelayan tidak melaut, sehingga pasokan ikan berkurang dan harga ikan mengalami kenaikan, Selasa (27/1/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Harga ikan laut di Cilacap Jawa Tengah naik signifikan pada Selasa (27/1/2026).

Kenaikan itu terjadi karena nelayan tidak melaut akibat cuaca buruk.

Suasana di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) terasa lebih lengang dari biasanya, dengan lapak-lapak ikan yang hanya terisi sebagian dan aktivitas jual beli yang berjalan pelan.

Minimnya pasokan ikan terjadi karena banyak nelayan memilih tidak melaut akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan selatan Cilacap.

Baca juga: TERUNGKAP, Ary Tidak Tewas Dikeroyok Tapi Kecelakaan, Terkapar di Jalan Bangsri Jepara

Baca juga: BREAKING NEWS, Cilacap Diguncang Gempa M 4,2

“Sudah beberapa hari ini nelayan tidak melaut karena gelombangnya tinggi, jadi ikan yang masuk ke TPI sangat sedikit,” ujar Yanti, pedagang ikan di PPSC Cilacap, Selasa (27/1/2026).


Menurut Yanti, kondisi tersebut membuat suasana Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang biasanya ramai sejak pagi kini terlihat sepi.


“Kalau pasokan sedikit, pembeli juga berkurang karena pilihan ikan tidak sebanyak hari normal,” tuturnya.


Berkurangnya hasil tangkapan nelayan secara langsung memengaruhi harga jual ikan di tingkat pedagang.


“Harga ikan terpaksa naik karena stoknya terbatas, sementara permintaan tetap ada,” kata Yanti.


Ia menyebutkan, beberapa kapal yang nekat melaut pun hanya membawa hasil tangkapan dalam jumlah terbatas.


“Kadang ada kapal masuk, tapi ikannya sedikit, jadi cepat habis,” ujarnya.


Yanti menjelaskan, pada kondisi normal pasokan ikan yang masuk ke TPI bisa mencapai ratusan kilogram hingga lebih dari satu ton per hari, tergantung jumlah kapal yang bersandar.


“Biasanya bisa sampai satu ton lebih kalau kapal masuk banyak, sekarang paling cuma puluhan kilogram, kadang cuma setengah kwintal sampai satu kwintal saja,” jelasnya.


Berkurangnya hasil tangkapan nelayan ini berdampak langsung pada harga ikan di tingkat pedagang, yang terpaksa mengalami kenaikan karena stok terbatas sementara permintaan masih ada.


“Untuk beberapa jenis ikan yang biasanya di kisaran Rp25 ribu sampai Rp27 ribu per kilogram, sekarang harganya naik karena stoknya sedikit,” kata Yanti.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved