Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Cilacap

Berita Duka, Wahyuni Dian Ningsih Meninggal Dunia

Peristiwa tragis terjadi di Dusun Karang Tengah, Desa Cipari, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap.

Tayang:
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Istimewa/Gatot Arief
EVAKUASI - Petugas Damkar Pos Sidareja bersama tim gabungan mengevakuasi jasad remaja perempuan berusia 13 tahun yang tenggelam di saluran irigasi Desa Cipari, Kecamatan Cipari, Minggu (1/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pelajar perempuan berusia 13 tahun meninggal dunia akibat tenggelam di saluran irigasi Cipari, Cilacap.
  • Proses pencarian dan evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dan warga selama sekitar satu jam.
  • Korban ditemukan tidak bernyawa dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga setelah dievakuasi.

 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Peristiwa tragis terjadi di Dusun Karang Tengah, Desa Cipari, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap.

Seorang remaja perempuan berusia 13 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di saluran irigasi pada Minggu (1/2/2026).

Korban diketahui bernama Wahyuni Dian Ningsih, seorang pelajar asal Desa Segaralangu.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB ketika korban tengah bermain di sekitar saluran irigasi bersama dua orang temannya.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arief Widodo, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 10.15 WIB.

Setelah laporan masuk, tim langsung dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan upaya pencarian.

“Begitu laporan kami terima, petugas Damkar Pos Sidareja langsung bergerak ke lokasi dengan perlengkapan rescue untuk melakukan pencarian dan evakuasi,” ujar Gatot.

Baca juga: Banyak Lubang dan Minim Penerangan di Ruas Jalan Kunduran–Ngawen Blora, Pengendara Motor Was-was

Dari hasil penelusuran di lapangan, korban sebelumnya sempat datang ke rumah warga setempat bersama temannya.

Setelah itu, mereka bermain di tepi saluran irigasi hingga korban ikut masuk ke dalam aliran air meski diketahui tidak memiliki kemampuan berenang.

Seorang saksi sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun, derasnya arus membuat korban terseret dan menghilang dari permukaan air.

Warga yang saat itu sedang melakukan kerja bakti di sekitar lokasi kemudian ikut membantu proses pencarian bersama petugas.

Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 11.11 WIB, berjarak kurang lebih 25 meter dari titik awal korban masuk ke saluran irigasi.

Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

“Proses pencarian berlangsung sekitar satu jam dan korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Gatot.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved