Tribunjateng Hari ini
Pemkab Semarang Jamas Enam Pusaka Jelang Perayaan Hari Jadi
Pemkab Semarang menggelar penjamasan pusaka peninggalan pendiri kabupaten tersebut menjelang Hari Jadi Kabupaten Semarang.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Pemkab Semarang menggelar penjamasan pusaka peninggalan pendiri kabupaten tersebut.
Penjamasan pusaka tersebut merupakan tradisi tahunan menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Semarang.
Halaman Pendapa Kabupaten Semarang dipenuhi aroma dupa di sejumlah titik, berbaur dengan harum bunga setaman, Rabu (11/2/2026).
Asap tipis mengepul pelan, menciptakan suasana khidmat ritual jamasan pusaka tersebut.
Ada enam pusaka yang dijamas oleh sang penjamas, MA Sutikno.
Pusaka-pusaka tersebut merupakan peninggalan Panji Pandanaran, bupati pertama Kabupaten Semarang.
Sutikno mengambil satu per satu pusaka yang menancap pada tempatnya dengan penuh kehati-hatian.
Gerakannya tenang, nyaris tanpa suara, seolah setiap sentuhan adalah bentuk penghormatan pada jejak sejarah ratusan tahun.
Dia kemudian melolos pusaka itu perlahan dari warangkanya.
Di hadapannya telah disiapkan air yang sebelumnya ditampung dalam kendil tanah liat.
Secara perlahan, Sutikno menyiramkan air ke bilah pusaka.
Setiap aliran air yang membasuh logam seakan membawa doa. Sesekali tangan sang penjamas mengusap lembut permukaan bilah, memastikan setiap sudut tersentuh.
"Ada enam pusaka yang dijamas, tiga tombak dan tiga keris," beber Sutikno.
Menurut Sutikno, jamasan pusaka ini tidak hanya menyucikan keris, tetapi sekaligus instropeksi diri selaku masyarakat Kabupaten Semarang.
"Selama satu tahun ke depan bagaimana melaksanakan tugas agar Kabupaten Semarang lebih gemah, ripah, tata, tentrem," ungkapnya.
| Luthfi Klaim 6.271 Koperasi Desa Merah Putih di Jateng Telah Beroperasi |
|
|---|
| Warga Jembawan Pasang Sandbag untuk Cegah Longsor Susulan |
|
|---|
| Ada Dua Kasus Kecelakaan Kendaraan Pengangkut MBG, Satlantas Pekalongan Latih Ratusan Sopir SPPG |
|
|---|
| Ukir Batu Jadi Rupiah, Gayuh Pengrajin Batu Akik Batang Tetap Semangat Hasilkan Aksesoris Unik |
|
|---|
| Hasil Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Iduladha 2026 Jatuh pada 27 Mei |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-hari-Ini-Kamis-12-Februari-2026.jpg)