Pacuan Kuda
169 Kuda Pacu Bertarung di Ajang Jateng Derby 2026 di Tegalwaton Semarang
Pada ajang Jateng Derby 2026, ada 169 kuda pacu terbaik Indonesia yang bertarung dalam 18 kelas.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Lintasan Pacuan Kuda Tegalwaton, Kecamatan Semarang, Kabupaten Semarang, tampak sedikit lembap usai diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir.
Namun, cuaca cerah yang menyelimuti kawasan tersebut pada Minggu (15/2/2026) menjadi pertanda baik bagi terselenggaranya Jateng Derby 2026.
Sejumlah kuda bersama joki mereka memasuki area pertandingan dengan penuh semangat.
Ribuan penonton memadati sisi lintasan dan tribun. Mereka antusias menyaksikan persaingan dalam ajang Jateng Derby 2026.
Baca juga: Sampah di Sungai Kendal Terus Menumpuk, Narto Berharap Kesadaran Warga
Baca juga: Keseruan Gebyuran Bustaman Sambut Ramadan di Semarang, Filosofi Membersihkan Dosa
Di titik start, para joki terlihat bersiap. Helm terpasang rapat, cambuk digenggam mantap, sementara kuda-kuda pacu meringkik seolah tak sabar menanti aba-aba. Detik-detik sebelum lomba selalu menjadi momen paling menegangkan. Sorak sorai penonton pun mewarnai setiap pertandingan.
Di antara deretan para joki, Michael Soleran, joki muda asal Manado berhasil mencuri perhatian penonton. Dari tujuh kelas yang dikuti, ia berhasil meraih beberapa juara.
"Saya dapat juara kelas dua tahun pemula, kelas C Sprint 1.100 meter, dan kelas remaja Div 1 1.400 meter," sebutnya, usia pertandingan.
Bagi Soleran, kemenangan bukan sekadar hasil di lintasan. Ini merupakan buah dari proses panjang. Menghadapi ajang Jateng Derby, ia dan tim menjalani program persiapan sekitar dua bulan.
"Kami sudah persiapan. Saya dan kru sudah mempersiapkan kuda-kuda kami secara maksimal. Perawatan dan latihan maksimal," tuturnya.
Sebagai joki, dia mengaku terus berlalatih dan menghafal karakter kuda. Itu menjadi salah satu kunci bisa meraih kemenangan. Selain itu, memahami lintasan juga sangat penting.
Dia menilai, lintasan di Tegalwaton ini jauh lebih menantang dibanding trek lain yang umumnya hanya memiliki dua tikungan.
"Kondisi track disini kotak, segi empat. Ada empat tikungan. Kami sebagai joki harus teliti membawa kuda, jangan sampai mengganggu dan diganggu, jangan sampai kecelakaan, soalnya track segi empat, tidak seperti track lainnya yang biasanya hanya dua tikungan," jelasnya.
Pada ajang Jateng Derby 2026, ada 169 kuda pacu terbaik Indonesia yang bertarung dalam 18 kelas. Mereka memperebutkan total hadiah hampir Rp 500 juta.
Jateng Derby 2026 ini menjadi seri pertama dari delapan seri kejuaraan dalam kalender IHR 2026.
Ketua Komisi Pacu Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) periode 2024–2028, Munawir menyampaikan, Jateng Derby 2026 menjadi event pertama PP Pordasi pada 2026. Tingginya jumlah peserta menjadi indikator bahwa kualitas event semakin dipercaya oleh pemilik dan pelatih kuda.
"Pada Jateng Derby kali ini kami mempertandingkan 18 kelas, dengan total 169 peserta. Antusiasme peserta tahun ini jauh lebih besar," ujarnya.
| Penjual Nanas Ini Membuat Heran Dedi Mulyadi, Punya 2 Mobil tapi Tinggal di Gubuk, Nasibnya Berubah |
|
|---|
| RSCM Jakarta Berduka, Faridah Utami Korban Kecelakaan KA di Bekasi, Dimakamkan di Boyolali |
|
|---|
| Sosok Menteri PPA Arifatul Choiri Fauzi, Pernyataan Soal Gerbong Kereta Disorot, Hartanya Fantastis |
|
|---|
| Bocah 4 Tahun Tewas Diserang 3 Anjing Liar saat Bermain di Depan Warung Ibunya |
|
|---|
| Resmi Berubah, Daftar Harga Bahan Bakar Minyak BBM di Indonesia Rabu 29 April 2026, Cek yang Terbaru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260215_BERTANDING-Sejumlah-kuda-pacu-bersama-jokinya.jpg)