Berita Demak
Berita Duka, Sarmidi Meninggal Dunia
Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Mobil tertabrak KA Harina di perlintasan tanpa palang pintu di Demak, satu orang meninggal dunia.
- Korban lain mengalami luka berat dan dirawat di rumah sakit setempat.
- Insiden ini sempat mengganggu perjalanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang.
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK – Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Minggu (15/2/2026) pagi.
Sebuah mobil Daihatsu Grand Max tertemper Kereta Api Harina relasi Surabaya Pasarturi–Bandung, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka berat.
Insiden berlangsung sekitar pukul 08.48 WIB di perlintasan KM 13+200 JPL 16.
Kendaraan bernomor polisi H-1051-VA yang dikemudikan Sarmidi melaju dari arah Ngemplak menuju Mranggen.
Saat melintasi jalur tanpa palang pintu, mobil tetap melaju meskipun warga sekitar telah memberikan peringatan adanya kereta yang akan melintas.
Karena jarak yang sudah sangat dekat, Kereta Api Harina tidak dapat menghindari tabrakan.
Benturan keras membuat mobil terpental hingga menghantam pos penjagaan perlintasan.
Akibat kejadian tersebut, Sarmidi meninggal dunia di lokasi.
Baca juga: Kisah Perjuangan Fitri Selamatkan Anak-anak Kucing di Tengah Banjir Meteseh Semarang
Sementara itu, seorang warga bernama Bowo Setiyawan yang berada di pos penjagaan mengalami luka berat dan segera dilarikan ke RS Pelita Anugrah Mranggen untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino G menyatakan bahwa laporan kejadian diterima jajaran Polsek Mranggen sekitar pukul 09.20 WIB.
Petugas kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan pengamanan tempat kejadian perkara.
“Korban meninggal dunia dievakuasi ke rumah sakit, sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan akibat luka berat,” tulis Kapolres dalam laporan resminya.
Sementara itu, pihak KAI Daop 4 Semarang membenarkan adanya insiden temperan antara KA Harina dan kendaraan di perlintasan tersebut.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyebut peristiwa ini sempat menyebabkan gangguan terhadap perjalanan kereta api di lintasan terkait.
| Tak Ada Bantuan Alat Berat, Warga Demak Berjuang Sendiri Membersihkan Lumpur 50 Cm Usai Banjir |
|
|---|
| Aksi Saling Lempar Batu saat Orkes Ricuh di Demak Lukai Dua Warga, Polisi Buru Pelaku |
|
|---|
| Viral Polisi Gendong Bocah Korban Pelemparan Batu Kericuhan Orkes di Demak |
|
|---|
| Perang Sarung di Demak, 4 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Sabetan Parang |
|
|---|
| UPDATE Jalan Semarang - Purwodadi Masih Terputus, Kebonagung - Dempet Sudah Bisa Dilalui |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260216_tertemper-kereta-api.jpg)