Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Banjir Grobogan

Update Banjir Grobogan: Jalur KA Karangjati-Gubug Sudah Dibuka Lagi

Jalur KA yang menghubungkan Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati, Kabupaten Grobogan sudah bisa dilintasi pada Senin (16/2/2025) sore.

Tayang:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI TRIBUN JATENG
REL GUBUG DIBUKA - Ilustrasi PT KAI Daop IV Semarang kembali membuka jalur hulu antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati, Kabupaten Grobogan pada Senin (16/2/2026) petang. Sebelumnya, jalur tersebut ditutup sementara karena terendam banjir. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jalur kereta api yang menghubungkan Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati, Kabupaten Grobogan yang sebelumnya ditutup sementara, Senin (16/2/2026) pagi, kini telah dapat dilewati kembali. Pembukaan jalur, utama jalur hulu tersebut dimulai pukul 16.11.

Sebelumnya, lintasan ini sempat ditutup total lantaran terendam genangan air yang dinilai membahayakan keselamatan perjalanan.

KA Argo Bromo Anggrek tujuan Surabaya menjadi yang terdampak. Laju KA tersebut terpaksa dialihkan ke Gambringan - Gundih - Brumbung.

Baca juga: Terdampak Banjir, KA Argo Bromo Anggrek Dialihkan ke Jalur Gambringan-Brumbung

Bu Lurah Pindah Tugas, Warga di Banjarsari Solo Dipungut Tali Asih Rp50 Ribu, Ini Buktinya

"Penanganan serta pengecekan telah dilakukan tim Prasarana PT KAI Daop IV Semarang," kata Manager Humas PT KAI Daop IV Semarang, Luqman Arif, Senin (16/2/2026). 

Luqman menjelaskan bahwa penutupan sementara dilakukan sejak pukul 11.43 setelah air meluap hingga menutupi rel.

Namun seiring menurunnya ketinggian air di lokasi, tim teknis memastikan jalur tersebut sudah aman untuk dilalui kembali meski operasional kereta masih dibatasi dengan kecepatan tertentu.

"Jalur tersebut saat ini sudah dapat dilalui KA dengan kecepatan terbatas seusai ketinggian air terus menurun," ujarnya.

Perbaikan Jalur dan Pengerahan Material Kricak

Guna memastikan kestabilan konstruksi rel pasca banjir, PT KAI Daop IV Semarang telah menerjunkan tim prasarana ke lokasi terdampak.

Petugas melakukan penguatan struktur jalur agar sisa-sisa genangan tidak mengganggu keandalan rel saat dilintasi rangkaian kereta api yang terjadwal.

Dalam upaya perbaikan tersebut, KAI mengerahkan berbagai material pendukung seperti batu ballast kricak, pasir, bantalan rel, hingga material besi.

Langkah ini diambil untuk mengisi kembali area yang mungkin tergerus air selama luapan terjadi di titik KM 32 tersebut.

"Material ini digunakan oleh petugas prasarana untuk memperbaiki jalur dan mengatasi luapan air di lokasi tergenang," ucap Luqman.

PT KAI Daop IV Semarang menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jasa atas gangguan perjalanan yang sempat terjadi selama proses penutupan jalur hulu tersebut.

Pihaknya menegaskan bahwa keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved