Angin Kencang
Belasan Rumah di Sidareja dan Wanareja Cilacap Rusak Diterjang Angin Kencang
Peristiwa cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Cilacap pada Sabtu (25/4/2026).
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Peristiwa cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Cilacap pada Sabtu (25/4/2026) sore, menyebabkan belasan rumah rusak di Kecamatan Sidareja serta satu rumah tertimpa pohon di Kecamatan Wanareja.
Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Taryo, mengatakan kejadian angin kencang tersebut berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB dan berdampak cukup luas di sejumlah wilayah terdampak.
“Peristiwa ini dipicu hujan deras yang disertai angin kencang, sehingga menyebabkan kerusakan pada atap rumah warga dan juga pohon tumbang,” ujar Taryo, Minggu (26/4/2026).
Ia menjelaskan, di Dusun Citengah, Desa Tegalsari, Kecamatan Sidareja, sedikitnya 14 rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap dengan tingkat kerugian bervariasi.
“Kerusakan mayoritas terjadi pada bagian atap rumah, baik asbes, genteng, maupun rangka kayu, dengan total kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,” jelasnya.
Selain itu, satu rumah warga atas nama Kasan mengalami kerusakan cukup berat pada bagian tembok dan atap dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp25 juta.
“Untuk kejadian di Sidareja, tidak ada korban jiwa maupun pengungsi, dan warga bersama petugas akan melaksanakan kerja bakti perbaikan pada keesokan harinya,” tambah Taryo.
Sementara itu, di Desa Majingklak, Kecamatan Wanareja, angin kencang menyebabkan pohon petai tumbang dan menimpa rumah milik warga bernama Wardi.
“Pohon tumbang menimpa atap rumah bagian ruang tengah, namun beruntung penghuni rumah tidak mengalami luka karena sedang berada di dapur saat kejadian,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, dua kepala keluarga dengan tiga jiwa terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat karena kondisi rumah belum layak ditempati.
“Kerusakan rumah di Wanareja masuk kategori rusak sedang dengan taksiran kerugian sekitar Rp10 juta,” kata Taryo.
BPBD bersama unsur terkait telah melakukan asesmen lokasi, pendataan korban terdampak, serta kerja bakti bersama warga untuk membersihkan material pohon tumbang.
Saat ini, Taryo menambahkan, kebutuhan mendesak yang dibutuhkan warga terdampak antara lain bahan bangunan, terpal, serta logistik permakanan untuk mendukung proses pemulihan pascakejadian.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk memangkas pohon-pohon tinggi yang berpotensi membahayakan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem,” pungkasnya. (ray)
| Hujan Disertai Angin Ribut Merusak Tiga Rumah dan Atap Teras Kantor Desa Sridadi Brebes |
|
|---|
| Ada 88 Kejadian Bencana Saat Angin Kencang Menerjang Semarang Hari Ini |
|
|---|
| Diterpa Hujan dan Angin, Dua Rumah di Bulaksari Pekalongan Ambruk |
|
|---|
| "Atap Berterbangan" Kesaksian Suwarno Tentang Dahsyatnya Angin Ribut di Karanganyar |
|
|---|
| Tiga Penerbangan Dialihkan ke Semarang Kamis Sore, Bandara Juanda Diterjang Angin Kencang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Cuaca-Buruk-Petugas-melakukan-pengecekan.jpg)