Tribunjateng Hari ini
Terminal Tipe A Mendolo Wonosobo Dilengkapi Fasilitas Penginapan Pendaki hingga Arena Tinju, Gratis!
Kawasan terminal mulai dimanfaatkan sebagai ruang publik multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat.
Penulis: Moh Anhar | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Terminal Tipe A Mendolo Wonosobo kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat naik turun penumpang bus.
Kawasan terminal mulai dimanfaatkan sebagai ruang publik multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari olahraga, seni, hingga acara pribadi seperti pernikahan dan halal bihalal.
Kepala Terminal Tipe A Mendolo Wonosobo, Sekar Putri Pandanwangi, mengatakan, fasilitas terminal terbuka bagi siapa saja selama memenuhi prosedur administrasi yang berlaku.
“Terminal tipe A Mendolo ini bisa digunakan untuk siapa saja, bisa digunakan untuk kegiatan apa saja, tidak hanya untuk olahraga, kegiatan pribadi pun juga bisa seperti pernikahan, halal bihalal dan sebagainya,” ujarnya, Selasa (17/2).
Ia menjelaskan, penggunaan fasilitas cukup dengan mengajukan proposal kepada pengelola untuk kemudian diteruskan kepada pimpinan di Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).
“Mengajukan proposal nanti kita ajukan dulu ke pimpinan kita, setelah disetujui baru nanti bisa,” katanya.
Sekar menyebut proses pengajuan relatif cepat. Setelah persetujuan keluar, kegiatan dapat langsung dilaksanakan dalam waktu singkat.
“Paling lambat itu hanya 2 minggu, sudah bisa langsung digunakan,” jelasnya.
Untuk saat ini, penggunaan fasilitas terminal juga belum dikenakan biaya karena belum ada ketentuan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
“Untuk sekarang gratis, semuanya masih gratis, tidak ada pungutan bayar siapapun,” tegasnya.
Terminal Tipe A Mendolo Wonosobo kini berkembang menjadi ruang publik yang lebih aktif dibanding sebelumnya.
Selain area transportasi, fasilitas terminal juga telah dilengkapi sejumlah sarana pendukung yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Di lantai bawah, tersedia ruang singgah atau tempat menginap sederhana yang kerap dimanfaatkan para pendaki sebelum melanjutkan perjalanan menuju kawasan pegunungan di Wonosobo.
Fasilitas ini menjadi nilai tambah karena memberikan kenyamanan bagi wisatawan maupun pengguna transportasi jarak jauh.
Sementara itu, di lantai dua terdapat hall berukuran cukup luas yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari pertemuan, pelatihan, hingga acara komunitas. Area tersebut kini semakin optimal dengan adanya pemanfaatan ruang di sebelah hall sebagai lokasi latihan olahraga tinju yang dilengkapi ring.
| Luthfi Klaim 6.271 Koperasi Desa Merah Putih di Jateng Telah Beroperasi |
|
|---|
| Warga Jembawan Pasang Sandbag untuk Cegah Longsor Susulan |
|
|---|
| Ada Dua Kasus Kecelakaan Kendaraan Pengangkut MBG, Satlantas Pekalongan Latih Ratusan Sopir SPPG |
|
|---|
| Ukir Batu Jadi Rupiah, Gayuh Pengrajin Batu Akik Batang Tetap Semangat Hasilkan Aksesoris Unik |
|
|---|
| Hasil Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Iduladha 2026 Jatuh pada 27 Mei |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Rabu-18-Februari-2026.jpg)