Breaking News
Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Jalan Rusak di Pati

Warga Wonorejo Pati Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak

Kondisi jalan yang rusak parah di wilayah Desa Wonorejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati.

Tayang:
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Mazka Hauzan Naufal
PROTES JALAN RUSAK - Warga Desa Wonorejo, Kecamatan Tlogowungu, Pati, menanam pohon pisang di jalan yang rusak sebagai wujud protes, Sabtu (21/2/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Kondisi jalan yang rusak parah di wilayah Desa Wonorejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, memicu aksi protes unik dari warga setempat. 

Kecewa karena kerusakan jalan tak kunjung diperbaiki secara permanen, warga nekat menguruk jalan berlubang secara swadaya dan menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai bentuk peringatan bagi para pengendara.

Kondisi jalan penghubung antarkecamatan Tlogowungu dan Wedarijaksa ini memang tampak memprihatinkan.

Baca juga: Cegah Stunting Sejak Dini, Mahasiswa KKN UIN Saizu Edukasi Warga Desa Karangpetir

Baca juga: PLN Perkuat UMKM Gunungkidul Lewat Edukasi dan Keterampilan

Lubang-lubang besar yang tergenang air terlihat memenuhi badan jalan, memaksa pengendara harus ekstra waspada saat melintas. 

Menurut penuturan warga, kerusakan ini sudah berlangsung selama kurang lebih enam tahun tanpa adanya perbaikan yang mumpuni dari pemerintah daerah.

Muhammad Jimat, salah seorang warga Desa Wonorejo, menyatakan bahwa warga akhirnya berinisiatif melakukan pembenahan mandiri menggunakan dana pribadi. 

Hal ini dilakukan karena lubang jalan yang terlalu dalam seringkali memicu kecelakaan lalu lintas.

"Di sini lubangnya terlalu parah. Sudah dalam dan sudah banyak menimbulkan kecelakaan. Paling cuma ditambal. Kalau kena hujan rusak lagi. Jadi kami sebagai warga berinisiatif untuk melakukan pembenahan," ujar dia.

Aksi ini bukan tanpa alasan. Baru-baru ini, seorang pengendara dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal hingga mengalami luka serius akibat terperosok ke dalam lubang jalan tersebut. 

Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Didik, seorang pengguna jalan yang sering melintasi rute tersebut, mengungkapkan rasa kecewanya. 

Dia mengaku sudah sering melaporkan kerusakan jalan sepanjang kurang lebih tiga kilometer tersebut, namun hanya mendapatkan jawaban formal tanpa tindakan nyata.

Kini, warga hanya bisa berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan tegas untuk memperbaiki jalan dengan aspal berkualitas agar mobilitas warga kembali lancar dan aman. (mzk)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved