Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

UPGRIS dan PGRI Jateng Peringati Nuzulul Quran, Santuni 700 Anak Yatim

Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) bersama PGRI Provinsi Jawa Tengah menggelar peringatan Nuzulul Quran

Tayang:
TRIBUN JATENG/Franciskus Ariel Setiaputra
Nuzulul Quran - Aktor sekaligus Ustadz M. Cholidi Asadil Alam saat memberikan ceramah di hadapan ribuan mahasiswa UPGRIS Semarang, Rabu (4/3/2026) - Tribun Jateng/ F Ariel Setiaputra 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) bersama PGRI Provinsi Jawa Tengah menggelar peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim di Balairung UPGRIS, Selasa (4/3/2026).


Kegiatan bertema "Alquran: Cahaya Hati Penyejuk Jiwa" itu menghadirkan aktor sekaligus ustaz nasional dari Jakarta, M. Cholidi Asadil Alam, yang dikenal luas sebagai pemeran utama sebagai Azzam dalam film religi populer Ketika Cinta Bertasbih.


Rektor UPGRIS, Sri Suciati, mengatakan momentum Nuzulul Quran kali ini terasa istimewa karena menghadirkan sosok ustaz yang juga menjadi idola generasi muda.


"Nuzulul Quran yang istimewa, kami menghadirkan seorang ustaz nasional dari Jakarta.

Namanya sangat panjang, tapi yang saya kenal namanya Ustaz Azzam, karena beliau adalah pemain utama di sinetron dan film Ketika Cinta Bertasbih.

Novelnya saya baca, filmnya saya tonton," ujarnya.

Baca juga: Jangan Takut Kritik MBG di Medsos, BGN: Aman, Tak Akan Kena UU ITE


Menurutnya, kehadiran Ustaz Cholidi diharapkan dapat disambut antusias mahasiswa serta menjadi siraman rohani di tengah padatnya aktivitas akademik.


"Mahasiswa tidak terus-menerus belajar. Pada masa tertentu mereka juga harus mendapatkan siraman rohani dari seorang ustaz yang saya kira menjadi ustaz idola.

Mudah-mudahan energi positif beliau menular kepada mahasiswa dan dosen di UPGRIS," tuturnya.


Suci menambahkan, selama Ramadan pihak kampus bersama PGRI Jateng juga menyelenggarakan kegiatan khatmil Quran. 


Seluruh civitas akademika membaca Al-Qur’an secara bergiliran sehingga 30 juz dapat diselesaikan dalam satu pekan, dan saat ini telah memasuki putaran ketiga.


Tak hanya pengajian, kegiatan ini juga diisi santunan bagi 700 anak yatim dari sekitar 52 panti asuhan di wilayah Semarang dan sekitarnya.


Setiap anak menerima paket santunan senilai Rp250.000 yang dihimpun dari civitas akademika UPGRIS, pengurus yayasan, serta PGRI Jawa Tengah.


"Kalau penghimpunan belum mencukupi, maka yang menutup adalah UPGRIS dan PGRI Provinsi Jawa Tengah.

Kami ingin kebahagiaan Nuzulul Quran tidak hanya dirasakan dosen dan karyawan, tetapi juga anak-anak yatim. Kita bahagia bersama," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved